TONDO, MERCUSUAR – Universitas Tadulako (Untad) mengimbau wisudawan dan tamu undangan menggunakan masker saat mengikuti Wisuda ke-139 pada Kamis (22/10/2026), menyusul kondisi udara dan asap yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Untad juga mengingatkan para lulusan agar segera mengurus pengambilan ijazah setelah prosesi wisuda.
Imbauan tersebut disampaikan Ketua Senat Untad, Prof. Dr. Djayani Nurdin, M.Si., Rabu (21/10/2026). Ia meminta seluruh peserta menjaga kesehatan, mematuhi ketertiban selama prosesi, tetap berada di dalam ruangan hingga acara selesai, serta tidak merokok di area wisuda.
“Di tengah kondisi udara dan asap yang berkaitan dengan karhutla, kami mengimbau para wisudawan dan tamu undangan untuk menggunakan masker serta menjaga kesehatan selama mengikuti prosesi wisuda,” ujarnya.
Djayani juga meminta calon lulusan segera melengkapi persyaratan administrasi dan mengambil ijazah setelah wisuda. Menurutnya, ijazah merupakan dokumen penting untuk melanjutkan pendidikan maupun memenuhi persyaratan melamar pekerjaan. Penundaan pengurusan berpotensi menimbulkan kendala administratif, termasuk terkait sistem penomoran ijazah nasional.
“Para wisudawan kami harapkan segera melengkapi berkas administrasi dan mengurus pengambilan ijazah setelah wisuda. Jangan menunda terlalu lama, karena ijazah merupakan dokumen penting yang dibutuhkan ketika melamar pekerjaan maupun melanjutkan pendidikan,” katanya.
Pada Wisuda ke-139, Untad akan mengukuhkan 1.422 lulusan dari berbagai fakultas dan program studi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 262 orang, disusul Fakultas Teknik 253 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 192 orang, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 161 orang. Sementara itu, Fakultas Kedokteran meluluskan enam orang. */JEF






