XCO Open Championship, Puluhan Pebalap MTB Bakal Jajal Trek Kaombona 

Balap MTB Hutan Kota-8e01dd79
LATIHAN – Salah seorang pesepeda MTB, saat melaksanakan latihan di trek Kaombona Hutan Kota, Kelurahan Talise, Sabtu (30/7/2022) menjelang pelaksanaan XCO Open Championship. FOTO: AMAR SAKTI/MS

TALISE, MERCUSUAR- Sebanyak 70an pebalap sepeda Mountain Bike (MTB) akan menjajal lintasan atau trek Hutan Kota (HK) Kaombona pada kejuaraan balap sepeda bertajuk ‘XCO Open Championship’, yang akan dilaksanakan selama dua hari, pada Sabtu-Minggu (6-7 Agustus 2022) mendatang. 

XCO Open Championship akan mempelombakan, kategori Junior (15-18 tahun), Men Elite (umur 19 tahun keatas), Men Open (19-29 tahun), Women Open (15 tahun keatas), Master A (30-39 tahun), Master B (40-49 tahun), dan Grand Master (50 tahun keatas).

Ketua Panitia, Deddy Tubo mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut selain untuk lebih mempererat silaturahmi para atlet maupun para pehobi sepeda, juga untuk menjaring bibit atlet sepeda Kota Palu dan sekitarnya,khususnya disiplin MTB.

“Kita berharap dari kegiatan ini nantinya akan muncul bibit-bibit baru pebalap sepeda, yang tentunya kedepan bisa mengangkat nama daerah kita di kancah nasional bahkan internasional,”jelasnya.

Kejuaraan tersebut, lanjut Deddy, bukan hanya diikuti pebalap dari Kota Palu, melainkan dari beberapa kabupatan di Sulawesi Tengah, seperti Kabupaten Tolitoli, Parigi Moutong, Sigi dan juga Poso, bahkan pebalap dari Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan juga akan berlaga pada XCO Open Championship tersebut. 

Sementara, salah seorang pesepeda senior di Kota Palu, Andi Tavip mengungkapkan, dirinya sangat mengapresiaisi upaya yang telah dilakukan pihak penyelenggara. Dengan begitu, kata Andi, kegiatan itu bukan hanya menjaring bibit baru atlet sepeda, namun juga sekaligus sebagai ajang untuk memperkenalkan bahwa di Kota Palu terdapat trek sepeda yang cukup baik, untuk dijadikan tempat berlatih maupun sekadar fun bagi para pehobi sepeda. 

“Trek Hutan Kota Kaombona ini sebenarnya sudah cukup lama ada, hanya saja tidak terlalu popular dan terkelola dengan baik, padahal lokasinya cukup strategis karena berada di tengah-tengah kota,sehingga jaraknya tidak terlalu jauh jika dibandingkan dengan trek-trek lain, yang memakan banyak waktu untuk sampai di lokasi,”jelasnya.

Dia berharap dari kejuaraan tersebut, nantinya bisa “mencuri” perhatian dan peran dari pemerintah daerah, untuk mengelola trek Hutan Kota, sehingga bisa dijadikan tempat pelaksanaan iven-iven balap sepeda, bahkan bisa dijadikan salah satu spot wisata olahraga bersepeda.AMR 

Pos terkait