MOROWALI UTARA, MERCUSUAR – PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) menggelar turnamen olahraga Basket dan Bulu Tangkis, dalam rangka menyambut dan memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek, dengan melibatkan karyawan dari semua departemen, di lapangan basket PT GNI, 16—19 Februari 2026.
Turnamen ini diikuti perwakilan dari masing-masing departemen, baik tenaga kerja lokal maupun tenaga kerja asing. Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama pelaksanaan, dengan pertandingan yang berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.
Pimpinan Manajemen Site PT GNI, Li Kaiguo dalam sambutannya menegaskan bahwa turnamen olahraga tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan juga refleksi nilai-nilai perusahaan dalam membangun sumber daya manusia yang solid dan berdaya saing.
Melalui olahraga, kata Li, PT GNI mendorong terciptanya budaya kerja yang sehat, harmonis, serta kolaboratif di tengah keberagaman latar belakang karyawan.
“Kompetisi ini bagian dari perayaan Tahun Baru Imlek, yang menunjukkan semangat persatuan dan kemajuan dalam tim GNI. Para peserta tidak hanya menunjukkan keterampilan teknis mereka, tetapi juga menunjukkan semangat sportivitas yang tinggi, kekompakan tim, dan kebersamaan yang kuat, sehingga mencerminkan filosofi Kerja Bahagia, Hidup Sehat,” ujarnya.
Li juga menekankan semangat kebersamaan yang terbangun selama pertandingan diharapkan dapat terus terbawa ke lingkungan kerja sehari-hari, sehingga mendukung peningkatan kinerja dan kemajuan perusahaan secara berkelanjutan.
“Kompetisi ini berlangsung dengan intens, seru, namun tetap menjunjung tinggi nilai persahabatan. Atas nama perusahaan, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh atlet yang telah berjuang di lapangan, para wasit yang memimpin pertandingan secara adil dan profesional, serta seluruh staf yang telah memberikan dukungan penuh sehingga turnamen dapat berjalan lancar,” tuturnya.
Karyawan PLTU 2 PT GNI, Aidil menyampaikan terima kasih kepada perusahaan karena telah menggelar kegiatan, yang menurutnya tidak hanya menjadi ajang adu keterampilan olahraga, tetapi juga ruang inklusif yang memberikan kesempatan bagi seluruh karyawan tanpa membedakan latar belakang.
“Saya sangat senang karena semua mendapat kesempatan bermain, tidak ada yang dikucilkan dalam tim. Baik karyawan lokal maupun TKA memiliki peluang yang sama untuk berkontribusi, dan setiap kemampuan yang ditunjukkan mendapat apresiasi. Semoga turnamen seperti ini dapat lebih sering diselenggarakan,” tukas Aidil. */IEA






