PALU, MERCUSUAR – Perangkat pertandingan di Kompetisi Liga 3 PSSI Rayon Sulawesi Tengah yang sedang berlangsung saat ini di stadion Gawalise, tak hanya didominasi kaum pria. Asosiasi PSSI Provinsi Sulawesi Tengah juga menurunkan seorang wasit wanita. Dia adalah Ainun Fadillah yang di percaya bertugas sebagai asissten referee atau penjaga garis.
Putri dari Asman S Tonda yang juga mantan wasit C1 Nasional ini sudah dipercaya bertugas sebanyak lima kali dan sejauh ini laga yang dipimpinnya bersama rekan berjalan dengan lancar.
Meski demikian Ainun mengakui belum berani menerima tugas sebagai wasit utama karena menurutnya level Liga 3 belum menjadi bagiannya saat ini.
“Alhamdulillah, bisa di percaya bertugas di kompetisi PSSI Liga 3 yang atmosfirnya tentunya sangat beda dengan kompetisi kelompok usia remaja atau kompetisi Sepakbola wanita. Tapi, ini sangat baik bagi diri saya, karena tentunya untuk melatih mental dan menambah pengalaman lagi,” ujar dara cantik ini kepada Mercusuar di stadion Gawalise, Senin (1/11/2021).
Asprov PSSI Sulteng tentunya tak hanya asal tunjuk soal penugasan Ainun Fadillah menjadi asisten wasit Sepakbola pria di Liga 3. Rekam jejak wanita 22 tahun ini lumayan mentereng. Pasalnya Ainun pernah bertugas di Liga 1 Putri 2019 antara PSS Sleman versus Tira Persikabo, lalu Persija Jakarta versus Tira Persikabo dan PSM Makassar lawan Persipura di Pulau Dewata Bali. Tak hanya itu, satu-satunya wasit wanita Sulteng berlisensi C1 Nasional ini juga sempat bertugas di Pra PON cabor Sepakbola Putri di Makassar yang diikuti Sulsel, Sulbar dan Papua Barat
“ Bertugas di Liga 1 Putri dan Pra PON itu adalah pengalaman. Dan pengalaman adalah guru yang sangat berharga dan menurut saya itu adalah bagian dari proses dalam mencapai prestasi. Saya butuh dukungan tak hanya dari orang tua dan keluarga. Tapi, support dari teman-teman sangat mungkin menjadi energi yang sangat kuat untuk membawa saya mencapai apa yang saya inginkan di level tinggi Sepakbola Indonesia,” ujar Ainun mengakhiri. CLG