Ada Wasit Cantik di Liga 3 PSSI Rayon Sulteng

  • Whatsapp
ada wasit cantik..-d79c9d8e

PALU, MERCUSUAR –  Perangkat pertandingan di Kompetisi Liga 3 PSSI Rayon Sulawesi Tengah yang sedang berlangsung saat ini di stadion Gawalise, tak hanya didominasi kaum pria. Asosiasi PSSI Provinsi Sulawesi Tengah juga menurunkan seorang wasit wanita. Dia adalah Ainun Fadillah yang  di percaya bertugas sebagai asissten referee atau penjaga garis.

Putri dari Asman S Tonda yang juga mantan wasit C1 Nasional ini sudah dipercaya bertugas sebanyak lima kali dan sejauh ini laga yang dipimpinnya bersama rekan berjalan dengan lancar.

Berita Terkait

Meski demikian Ainun mengakui belum berani menerima tugas sebagai wasit utama karena menurutnya level Liga 3 belum menjadi bagiannya saat ini.

Pilihan Redaksi :  Dilepas Gubernur, Persipal Palu Siap Tanding di Liga 3 Nasional

“Alhamdulillah, bisa di percaya bertugas di kompetisi PSSI Liga 3 yang atmosfirnya tentunya sangat  beda dengan kompetisi kelompok usia remaja atau kompetisi Sepakbola wanita. Tapi, ini sangat baik bagi diri saya, karena tentunya untuk melatih mental dan menambah pengalaman lagi,” ujar dara cantik ini kepada Mercusuar di stadion Gawalise, Senin (1/11/2021).   

Asprov PSSI Sulteng tentunya  tak hanya asal tunjuk soal penugasan Ainun Fadillah menjadi asisten wasit Sepakbola pria di Liga 3. Rekam jejak wanita 22 tahun ini lumayan mentereng. Pasalnya Ainun pernah bertugas di Liga 1 Putri 2019 antara  PSS Sleman versus  Tira Persikabo, lalu Persija Jakarta versus  Tira Persikabo dan PSM  Makassar lawan  Persipura di Pulau Dewata Bali. Tak hanya itu, satu-satunya wasit wanita Sulteng berlisensi C1 Nasional ini  juga  sempat bertugas di Pra PON cabor Sepakbola Putri di Makassar yang diikuti  Sulsel, Sulbar dan Papua Barat

Pilihan Redaksi :  Persipal Junior Fokus Attacking dan Combination Play  

“ Bertugas di Liga 1 Putri dan Pra PON itu adalah pengalaman. Dan pengalaman adalah guru yang sangat berharga dan menurut saya itu adalah bagian dari proses dalam mencapai prestasi. Saya butuh dukungan tak hanya dari orang tua dan keluarga. Tapi, support dari  teman-teman sangat mungkin menjadi energi yang sangat kuat untuk membawa saya mencapai apa yang saya inginkan di level tinggi Sepakbola Indonesia,” ujar Ainun mengakhiri.    CLG

Baca Juga