Adu Skill Penegak Hukum Palu di Peradi Cup 2026

Ilyas Timumun mencetak satu gol Peradi ke gawang PN Palu. FOTO : ISSRIN ASSEGAF/MS

PALU, MERCUSUAR – Ketua DPC Peradi Palu, Muslim Mamulai, mengatakan bahwa Turnamen Sepak Bola Antar Penegak Hukum yang digelar dalam rangka HUT Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Palu tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarsesama penegak hukum.
Demikian dikatakan Muslim Mamulai pada pembukaan Turnamen Sepak Bola Antar Penegak Hukum memperingati HUT Peradi Kota Palu, yang berlangsung di Lapangan Faqih Rasyid, Kodam XXIII/Palaka Wira Palu, Jumat (16/1/2026).
Ia menjelaskan, turnamen sepak bola antar penegak hukum ini disertai dengan seminar, sebagai bentuk sosialisasi nilai-nilai sportivitas, profesionalitas, serta etika kebersamaan. Menurutnya, meskipun para peserta berasal dari latar belakang profesi penegak hukum yang berbeda, semangat kebersamaan dan saling menghormati harus tetap dijaga.
Muslim menegaskan perihal keputusan hakim dalam konteks Sepak bola yang harus menghormati setiap keputusan wasit maupun hakim garis. “Apa pun keputusan di lapangan harus kita terima dengan sportif. Menang itu biasa, kalah juga biasa,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar tidak ada sikap emosional atau sentimen pribadi selama turnamen berlangsung. Jika terjadi perbedaan pandangan, hendaknya disikapi secara dewasa dan proporsional. “Sebagai advokat, kita sudah terbiasa dengan menang dan kalah. Di lapangan hijau pun prinsip itu harus dijaga,” tegasnya.
Turnamen yang digelar selama tiga hari ini diikuti 3 tim, yaitu Peradi, Pengadilan Negeri Palu, Kemenkum, Kasdam, Kejati, dan Ditsiber Polda Sulteng. CLG

Pos terkait