PALU, MERCUSUAR – Kompetisi Liga Kota Palu (LKP2020) tak lama lagi digulir. Salah satu peserta LKP U17, SSB Garuda Yaksa sudah lebih awal mempersiapkan timnya, salah satunya dengan menggelar uji coba menghadapi Tadulako Soccer School U-15 di lapangan Faqih Rasyid Palu pada hari Minggu (31/5/2020) kemarin.
Meski usia berbeda dua tingkat, namun Garuda Yaksa gagal memenangkan pertandingan dan mengakhiri laga dengan skor imbang, 3-3.
Menanggapi hasil tersebut, pelatih Garuda Yaksa, Dayat Ladela mengakui performa yang ditampilkan anak asuhnya belum sesuai skema yang diinginkannya.
“Secara tim anak-anak kekurangan stamina, apalagi belum ada pemulihan stamina di tambah lagi anak-anak juga kaget bermain jam tiga sore. Tapi, insyaallah kedepannya saya akan menggenjot stamina mereka dan lebih fokus pada koordinasi perlini. Dan secara individu saya perhatikan juga semuanya masih terkendala di stamina yang pada akhirnya berimbas pada passing maupun kontrol bola yang masih agak kaku,” sebut Dayat Ladela kepada Mercusar usai laga.
Pelatih muda itu menambahkan intensitas uji coba menjadi sangat panting ditingkatkan untuk mengevaluasi hasil latihan.
“Kedepannya mungkin saya akan lebih banyak mengagendakan lagi uji coba sesama peserta LKP dan kalau bisa membiasakan bermain jam 3 sore karena itu sangat penting agar anak-anak bisa beradaptasi,” imbuhnya.
Di satu sisi Tadulako Soccer School yang menjadi lawan Garuda Yaksa pada uji coba tersebut juga akan tampil di LKP level U15. Paling skuad yang diarsiteki coach Napoleon itu juga mendapat pengalaman bertanding sebelum terjun di laga sesungguhnya.
“Saya kira semua tim masih terkendala di performa fisik dan stamina yang pastinya pengaruh istirahat panjang, mulai dari istirahat karena wabah penyakit Covid 19 dan bulan puasa Ramadan.Lalu latihan rutin kami juga baru di mulai Rabu kemarin. Dan kemudian anak-anak juga masih mencari bentuk permainan karena saya sengaja mengacak pemain di semua lini yang bertujuan untuk mencari pemain yang pas di setiap posisi,” tutupnya. CLG