PALU, MERCUSUAR- Semboyan TNI , dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat adalah cerminan kedekatan antara TNI dan masyarakat. Ini sebuah motto yang diusung Wahyuni, salah satu wasit asal Banjarmasin Kalimantan Selatan yang baru saja selesai mengikuti kursus wasit C1 Nasional di Palu akhir Juni 2021 lalu.
Wahyuni adalah prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Yonif 623 BWU Korem 101 Antasari yang bergabung bersama 30 wasit Sepakbola untuk mendapatkan legalitas sebagai wasit nasional dengan harapan bisa bertugas di Liga 3, Liga 2 bahkan Liga 1.
Kepada Mercusuar, TNI berpangkat Prajurit Kepala (Praka) ini menyebut wasit adalah profesi yang selalu berinteraksi dengan rakyat.
“Menjadi wasit ini adalah impian dan mengejar lisensi nasional adalah cita-cita sejak dulu. Apalagi tak sedikit prajurit TNI yang sukses berkarir sebagai pengadil lapangan hijau. Itulah yang memotivasi saya sekaligus menjadi inspirasi bahwa prajurit TNI juga bisa menjadi wasit nasional,” ujar Wahyuni kepada Mercusuar belum lama ini.
“Saya berterima kasih pula kepada Asosiasi PSSI Kabupaten Tanah Laut dan Dispora Tanah Laut yang telah memberikan dukungan atas pencapaian karir saya ini yang telah berada pada titik tertinggi sebagai wasit Sepakabola nasional,” tandasnya. CLG