PALU, MERCUSUAR — Persipal FC masih berupaya keras keluar dari zona merah kompetisi Liga 2 atau Pegadaian Championship musim 2025/2026. Hingga memasuki akhir putaran kedua, Laskar Tadulako belum mampu meraih satu pun kemenangan.
Saat ini Persipal FC terpuruk di posisi ke-10 atau juru kunci klasemen sementara Grup Timur. Dari 16 pertandingan yang telah dijalani, Persipal mencatatkan enam hasil imbang dan sepuluh kali menelan kekalahan, dengan selisih gol minus 30.
Persipal FC masih menyisakan dua pertandingan krusial di putaran kedua, masing-masing menghadapi Deltras FC di Sidoarjo (25/1/2026), dan Persela Lamongan pada laga kandang di Palu (31/1/1026). Dua laga ini akan sangat menentukan posisi akhir Persipal di klasemen.
Jika papan klasemen putaran kedua tidak mengalami perubahan hingga akhir kompetisi, maka Persipal FC diproyeksikan akan menghadapi sejumlah lawan berat pada laga away putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026. Untuk laga kandang, calon lawan Persipal FC yakni Barito Putra, Kendal Tornado, Persiba Balikpapan, dan Persiku Kudus.
Sementara itu, laga tandang atau away diprediksi akan mempertemukan Persipal FC dengan PSS Sleman, Persipura Jayapura, Deltras FC, Persela Lamongan, serta PSIS Semarang.
Dengan kondisi tersebut, peluang Persipal FC untuk bertahan di Liga 2 maupun terdegradasi ke Liga Nusantara masih terbuka sama besar. Catatan penting bagi tim kebanggaan Sulawesi Tengah ini adalah memaksimalkan laga kandang, terutama saat menghadapi tim-tim yang berada tepat di atasnya di klasemen, seperti Persiba Balikpapan dan Persiku Kudus sambil mencuri poin di kandang PSIS Semarang.
Namun demikian, seluruh skenario tersebut masih bersifat dinamis. Pasalnya, masing-masing tim di Grup Timur masih akan menjalani dua pertandingan sisa putaran kedua yang berpotensi mengubah komposisi klasemen secara signifikan. CLG
Jangan Pesimis, Persipal FC Masih Punya 4 Laga Home






