Kadisdikpora Lama Titip Pesan: Pertahankan Emas Sepak bola

DONGGALA, MERCUSUAR— Pemerintah Kabupaten Donggala telah melantik 26 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Donggala, Kamis (29/1/2026). Salah satu pejabat yang dilantik adalah Hermanto, yang kini resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Donggala.

Hermanto sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala selama kurang lebih tiga tahun, sejak 2022 hingga 2025. Dalam periode tersebut, ia meninggalkan jejak kepemimpinan yang kuat, khususnya dalam peningkatan prestasi olahraga pelajar Donggala di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

Di bawah kepemimpinannya, prestasi Donggala menunjukkan lonjakan signifikan. Pada Popda 2022 di Morowali, Donggala berhasil finis di peringkat kedua. Capaian itu berlanjut pada Popda 2023 di Parigi Moutong dengan raihan peringkat dua. Selanjutnya, Donggala tetap konsisten di papan atas dengan peringkat ketiga pada Popda 2024 di Banggai dan Popda 2025 di Kota Palu.

Capaian tersebut menjadi lompatan besar jika dibandingkan periode-periode  sebelumnya di mana Donggala kerap berada di peringkat tujuh atau delapan klasemen akhir Popda.

Salah satu prestasi paling bersejarah terjadi pada Popda Morowali 2022. Saat itu, Donggala sukses meraih medali emas cabang olahraga sepak bola. Emas tersebut menjadi simbol kebangkitan, sekaligus menandai awal era baru prestasi sepak bola pelajar Donggala di tingkat provinsi.

Menariknya, medali emas kala  itu lahir dari sebuah kisah penuh ketegangan. Hermanto yang bertindak sebagai penanggung jawab kontingen Donggala saat itu mengaku sempat geram kepada pelatih tim sepak bola karena tidak menjalankan instruksi, saat tim tengah bersiap tampil di partai final.

“Saya ini penanggung jawab kontingen secara keseluruhan. Saya sempat marah sama pelatih dan suruh pulang ke Donggala dengan cabor sepak bola karena tidak dengar dikasi tahu,” kenang Hermanto.

Situasi tersebut akhirnya mereda setelah pelatih menyampaikan permohonan maaf dan berkomitmen mengikuti arahan.

“Karena ada permohonan maaf dari pelatih, maka tidak jadi pulang. Mereka main di final dan akhirnya juara,” lanjutnya.

Menutup masa tugasnya di Disdikpora, Hermanto menitipkan pesan kepada penggantinya agar prestasi yang telah diraih tidak berhenti sebagai catatan sejarah semata. Ia berharap medali emas sepak bola dapat dipertahankan pada Popda 2026 yang akan digelar di Kabupaten Buol.

“Saya pasti titip pesan ke pengganti saya, bahwa medali emas sepak bola harus dipertahankan. Popda tahun ini di Buol, semoga Donggala tetap menjaga tradisi prestasi,” tutupnya. CLG

Pos terkait