PALU, MERCUSUAR – Sekretaris Umum KONI Sulawesi Tengah, Andi Nur B. Lamakarate, mendorong agar olahraga padel dapat berkembang menjadi cabang olahraga yang inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, tidak terbatas pada kalangan tertentu saja.
Hal tersebut disampaikan Andi Nur saat mewakili Ketua Umum KONI Sulteng, Muh. Fathur Razaq, dalam menghadiri grand opening Vamos Padel di Jalan Tanjung Satu, Kota Palu, Sabtu (7/2/2026) pagi.
Menurutnya, olahraga padel yang saat ini mulai tren di Kota Palu memiliki potensi besar untuk berkembang, tidak hanya sebagai olahraga rekreasi, tetapi juga sebagai cabang olahraga prestasi.
“Padel ini diharapkan bisa dimainkan oleh semua kalangan. Semakin luas partisipasi masyarakat, maka semakin besar pula peluang olahraga ini berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi di Sulawesi Tengah,” ujar Andi Nur.
Ia menegaskan, peluang pengembangan padel di Sulawesi Tengah cukup terbuka, mengingat cabang olahraga ini telah resmi menjadi anggota KONI sejak tahun 2024 dan sudah dipertandingkan pada level internasional, termasuk SEA Games.
“Ini menjadi momentum penting bagi Sulawesi Tengah untuk mulai serius membina padel. Bukan tidak mungkin ke depan daerah kita bisa melahirkan atlet padel nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Andi Nur juga menilai bertambahnya fasilitas padel di Kota Palu sebagai indikator positif tumbuhnya minat masyarakat terhadap olahraga tersebut. Keberadaan sarana olahraga yang memadai dinilai akan mempercepat proses pembinaan atlet.
Grand opening Vamos Padel turut dihadiri Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, serta Zar Lasahido, atlet padel dunia asal Indonesia yang hadir untuk membuka program kursus dan pelatihan pelatih di Kota Palu. CLG






