KONI Sulteng Dorong Prestasi Lewat Turnamen Pencak Silat Militer

Foto: Kasdam XXIII Palaka Wira, Brigjen TNI Agus Sasmita memukul gong tanda dimulainya kejuaraan Pencaksilat Militer Piala Pangdam XXIII Palaka Wira. FOTO : ISSRIN ASSEGAF/MS

PALU, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah memandang Turnamen Pencak Silat Militer Open Tournament sebagai ajang strategis dalam pembinaan dan peningkatan prestasi atlet pencak silat di daerah. Kehadiran Ketua Harian KONI Sulteng, Moh Ifan Taufan yang mewakili Ketum KONI Sulteng Fathur Razaq pada pembukaan turnamen yang digelar di GOR Bumi Kaktus Palu, Senin (2/2/2026), menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kompetisi yang mengedepankan sportivitas dan kualitas teknik bertanding.

Menurut Ifan Taufan, turnamen ini tidak sekadar menjadi agenda pertandingan, tetapi juga wadah uji kemampuan (skill) bagi atlet-atlet pencak silat, baik dari unsur militer maupun sipil. Melalui kompetisi seperti ini, atlet dapat mengukur hasil latihan, meningkatkan jam terbang, serta membangun mental tanding dalam suasana kompetisi yang ketat dan terstruktur.

Menurutnya, Kejuaraan Pencak Silat Militer  tersebut sejalan dengan upaya menciptakan ekosistem olahraga prestasi yang berkelanjutan. Ajang ini juga dinilai mampu memperkuat sinergi antar lembaga serta perguruan pencak silat, sekaligus memperluas ruang pembinaan atlet potensial yang dapat diproyeksikan ke level nasional hingga internasional.

Ia berharap pencak silat di Sulawesi Tengah semakin berkembang, kompetitif, dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kehormatan dalam setiap pertandingan.

Diketahui, Kejuaraan Pencak Silat Militer Open Tournament Piala Pangdam XXIII Palakawira Tahun 2026 ini berlangsung selama sepekan, mulai 2 hingga 8 Februari 2026. Kejuaraan ini diikuti total 1.247 atlet yang berasal dari 11 provinsi, 9 kotama, dan 48 perguruan pencak silat. Para atlet terbagi dalam tiga kategori, yakni Open Tournament sebanyak 916 atlet, Ekshibisi 176 atlet, serta Usia Dini/Pra Remaja sebanyak 155 atlet. Perwasitan dan penjurian melibatkan wasit dan juri dari Pangprov Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Gorontalo.*

Pos terkait