KONI Sulteng Harap SMANOR Sekolah Kompeten dan Bonafide

PALU, MERCUSUAR – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah, Muh Fathur Razaq, meninjau Sekolah Menengah Atas Negeri Olahraga (SMANOR) Tadulako Palu, Selasa (6/1/2026)

Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk melihat langsung kondisi satu-satunya sekolah keberbakatan olahraga yang dimiliki Provinsi Sulawesi Tengah.

Fathur mengatakan, kunjungannya ke SMANOR bertujuan mengetahui sejauh mana kesiapan sekolah olahraga itu dalam mendukung regenerasi atlet-atlet unggulan Sulawesi Tengah ke depan.

Salah satu hal yang menjadi perhatiannya adalah sistem rekrutmen calon atlet, khususnya apakah sudah menerapkan pendekatan sport science dalam proses seleksi dan pembinaan.

Menurut Fathur, sport science mencakup berbagai disiplin ilmu, antara lain fisiologi olahraga, biomekanika, penggunaan teknologi, hingga psikologi olahraga yang berkaitan dengan kondisi mental atlet, termasuk apakah memiliki mental juara atau tidak.

Selain itu, sport science juga mencakup identifikasi bakat berbasis data, dengan memanfaatkan data statistik dan hasil tes dari berbagai disiplin ilmu untuk memprediksi potensi keberhasilan atlet di masa depan. Bahkan, pada cabang olahraga tertentu, pendekatan ini dapat mencakup aspek genetik.

“Sport science sangat penting dalam seleksi calon atlet. Yang diukur itu mulai dari bobot massa tulang, jenis darah, biomekanika, dan aspek lainnya yang sangat menunjang pencapaian prestasi atlet,” ujar Fathur.

Ia menegaskan, KONI Sulawesi Tengah menaruh harapan besar agar SMANOR dapat menjadi sekolah olahraga yang kompeten dan bonafit, seperti di provinsi-provinsi maju yang telah memiliki laboratorium olahraga lengkap untuk menunjang pembinaan atlet secara ilmiah dan berkelanjutan.

Kunjungan Ketua Umum KONI Sulteng tersebut disambut ratusan atlet pelajar SMANOR dan  didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah,  H Firmanza DP, beserta jajaran diantaranya Kabid PPKLK Nurseha, Kabid SMA Zulifkar, Kacabdis Wilayah 1 Kristi Aroa Pratama. Kemudian dari sekolah disambut langsung Kepala Sekolah Muh Jufri, Wakasek Warsita, Binpres Mursalim serta para pelatih. 

Fathur bersama Dinas Pendidikan juga meninjau langsung fasilitas olahraga serta asrama atlet.

Dari hasil peninjauan, fasilitas SMANOR dinilai masih sangat minim dan sebagian sudah terlihat usang. Salah satunya adalah gedung olahraga (GOR) serbaguna yang digunakan untuk latihan sejumlah cabang olahraga, seperti pencak silat, taekwondo, dan bulu tangkis.

Beberapa pelatih pun menyampaikan harapan agar GOR tersebut segera direhabilitasi dan dilengkapi dengan sarana pendukung, seperti karpet bulu tangkis dan matras, guna menunjang latihan atlet secara lebih optimal. */CLG

Pos terkait