PALU, MERCUSUAR – Ketua Umum (Ketum) PB Persatuan Panahan Indonesia (Perpani), Hj Illiza Sa’duddin Djamal melantik secara resmi Pengurus Provinsi Perpani Sulawesi Tengah di salah satu hotel di Kota Palu, Senin (20/6/2022). Pada kesempatan itu, Ketum Perpani Sulteng periode 2021-2025 Danny Syamsu Wawolumaja menerima pataka dari Illija Sa’duddin Djamal sebagai simbol siap memimpin organisasi Panahan Sulawesi Tengah selama lima tahun.
Kepada sejumlah wartawan, Ketum PB Perpani Hj Illija Sa’duddin Djamal berharap pengurus perpani Sultengh saat ini bisa mencetak atlet-atlet berprestasi dan Panahan Sulteng di PON Aceh – Sumut bisa menjadi salah satu penyumbang medali emas.
“Tentu dengan kepengurusan yang baru, semangat yang baru, PB Perpani mendukung dan memberikan motivasi agar Perpani Sulteng benar-benar bisa menghasilkan atlet berprestasi dalam menghadapi kejurnas maupun PON Aceh-Sumut, apalagi KONI Sulteng akan memberikan Rp 1 milyar untuk satu emas. Tentunya hal ini akan memotivasi dan memacu agar Perpani Sulteng lebih konsentrasi untuk melahirkan atlet berprestasi. Saya optimis dengan kepengurusan sekarang ini tinggal bagaimana nantinya dalam seleksi para atlet bisa fokus dalam pelatda sehingga bisa mendapat hasil yang maksimal di PON mendatang,” terangnya.
Tak hanya harapan melahirkan atlet berprestasi, mantan Wali Kota Banda Aceh ini meminta dukungan pemerintah provinsi Sulteng maupun pihak sponsorship membantu Perpani Sulteng dhal alam penyediaan alat-alat latih maupun perlombaan.
“Panahan ini adalah olahraga prestasi dan ini menjadi amanah atau kewajiban yang diamanahkan melalui undang-undang keolahragaan nasional agar pemerintah bisa memfasilitasi. Tapi, bukan hanya pemerintah, ke depan juga bisa denagn CSR. Jadi, BUMN dan perusahaan daerah yang ada bisa menjadi orang tua angkat .
Di tempat yang sama Ketum Perpani Sulteng, Danny Syamsu Wawolumaja menyebut pihaknya sudah harus berkemas dalam mempersiapkan Panahan sebagai cabor yang akan dilombakan untuk pertama kalinya di Porprov Sulteng tahun ini.
“Banyak sebenarnya yang ingin dilakukan Perpani Sulteng, cuma karena tahun ini adalah tahun Porprov sehingga mau tak mau yang paling kita utamakan adalah persiapan pelaksanaan Porprov karena Porprov tahu ini kali pertama Panahan dilombakan. Di luar kegiatan Porprov kami tentu akan berkomunikasi dengan PB Perpani. Kami butuh pelatihan-pelatihan pelatih dan wasit yang lebih intens. Bagaimanapun itu yang kami dahulukan untuk meningkatkan tahapan-tahapan animo yang ada di masyarakat kita menjadi ke arah pembinaan prestasi yang lebih baik,” ucap Danny. CLG