PALU, MERCUSUAR – Pelatih kepala AKL 88 FC, Abd Hafid angkat bicara usai timnya gagal meraih kemenangan saat menghadapi Persigi pada laga Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Tengah 2025/2026. Meski menciptakan sejumlah peluang, AKL 88 harus puas dengan hasil imbang 0-0 di Lapangan Faqih Rasyid, Palu, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, kegagalan mencetak gol bukan semata karena kuatnya pertahanan lawan, melainkan lebih kepada faktor kesiapan tim yang dinilai belum maksimal.
“Peluang sebenarnya ada, bahkan beberapa kali hampir menjadi gol. Tapi bukan karena pertahanan lawan yang terlalu tangguh, melainkan kita sendiri yang belum siap,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ketidakjelasan jadwal pelaksanaan Liga 4 membuat timnya tidak menjalani persiapan yang ideal. AKL 88 baru menggelar latihan intensif setelah ada kepastian kompetisi akan digulirkan.
“Karena sebelumnya belum ada kejelasan kapan Liga 4 dimulai, kami tidak melakukan persiapan maksimal. Setelah ada kepastian dari penyelenggara, kami hanya sempat latihan tiga hari berturut-turut sebelum kick off,” jelasnya.
Minimnya waktu persiapan tersebut berdampak pada performa tim di lapangan. Ia mengakui banyak pemain yang masih melakukan kesalahan sendiri sehingga peluang yang ada gagal dimaksimalkan.
“Faktor kurang persiapan ini yang membuat kami belum bisa mencuri poin penuh di pertandingan perdana. Masih banyak kesalahan-kesalahan yang harus diperbaiki,” tambahnya.
Meski demikian, ia tetap optimistis timnya bisa bangkit di laga selanjutnya dengan evaluasi dan peningkatan performa secara menyeluruh. CLG






