Pesilat Tadulako Zulkifli Malonda, Bertarung Hingga Detik Terakhir

PALU, MERCUSUAR– Langkah Zulkifli Malonda di Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira 2026 menjadi cerita tentang keteguhan dan keberanian. Pesilat Perguruan Silat Tadulako kelas E dewasa putra ini melaju ke final lewat rangkaian kemenangan meyakinkan, meski akhirnya harus menerima hasil pahit di detik-detik akhir pertandingan.

Zulkifli mengawali turnamen dengan menumbangkan pesilat asal Sumatra Barat, lalu menyingkirkan atlet Yonif 873/MM di perempat final. Di semifinal, wasit sepak bola berlisensi nasional ini kembali menunjukkan kualitas dengan mengalahkan atlet asal Sulawesi Selatan yang dikontrak Gorontalo.

Di partai puncak, Zulkifli menghadapi atlet Kodam XIV/Hasanuddin Makassar. Meski dibekap cedera lutut yang kambuh sejak semifinal, ia tetap tampil dominan dan unggul poin 14–10 hingga menjelang akhir ronde ketiga. Namun nyeri yang semakin perih membuat keunggulan itu terkejar, dan laga berakhir dengan kekalahan tipis 14–16 pada 30 detik terakhir.

Lahir di Donggala, 3 Januari 1989, Zulkifli adalah ASN Kabupaten Donggala dan staf BPKAD Donggala. Ia juga pernah mewakili Sulawesi Tengah pada Pra PON 2019. Meski tanpa emas, perjuangannya di gelanggang meninggalkan pesan kuat: tentang bertahan, melawan rasa sakit, dan tetap berdiri sampai akhir. CLG

Pos terkait