Pengurus PPYNI Sulteng Resmi Dilantik, Siap Sukseskan FORNAS 2027

PALU, MERCUSUAR – Ketua Umum Perkumpulan Praktisi Yoga Nasional Indonesia (PPYNI), Slamet Rianto, secara resmi melantik dan mengukuhkan kepengurusan PPYNI Sulawesi Tengah periode 2026–2030. Prosesi pelantikan digelar di Aula Milenium Gym Palu, Selasa (10/2/2026), ditandai dengan penyerahan pataka organisasi kepada Ketua PPYNI Sulteng, Lusiyanti.

Dalam sambutannya, Slamet Rianto menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi di daerah, untuk memperkuat peran yoga sebagai bagian dari olahraga Masyarakat, sekaligus instrumen peningkatan kualitas hidup. Menurutnya, kepengurusan baru diharapkan mampu membangun sistem pembinaan yang terstruktur, memperluas jejaring, serta meningkatkan kapasitas praktisi secara profesional.

Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sulawesi Tengah, Saifullah Djafar, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik. Ia menekankan bahwa PPYNI memiliki posisi strategis dalam pengembangan olahraga masyarakat di daerah.

“Sulteng telah ditetapkan sebagai tuan rumah Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) 2027. Kami menaruh harapan besar kepada PPYNI Sulteng untuk mengambil peran strategis dalam menyukseskan event tersebut, baik dari sisi organisasi, penguatan sumber daya praktisi, maupun kontribusi prestasi,” ujarnya.

Saifullah juga mendorong agar PPYNI tidak hanya berorientasi pada sukses penyelenggaraan, tetapi mampu menjadikan yoga sebagai bagian dari gerakan hidup sehat yang berkelanjutan. “Kalau bisa, PPYNI turut mendulang emas untuk Sulteng. Namun yang lebih penting, yoga semakin memasyarakat dan memberi dampak nyata bagi kesehatan publik,” tambahnya.

Dukungan juga disampaikan Wijaya Chandra yang menilai olahraga masyarakat membutuhkan wadah yang kuat dan berkelanjutan. Menurutnya, olahraga bukan sekadar ruang kompetisi, tetapi juga memiliki dimensi kesehatan, pariwisata, dan ekonomi daerah.

“Olahraga masyarakat butuh wadah dan pembinaan yang konsisten. Jika dikelola serius, yoga bisa menjadi daya tarik wisata sekaligus menggerakkan ekonomi berbasis komunitas,” katanya.

Sementara itu, Ketua PPYNI Sulteng, Lusiyanti, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut. Ia menegaskan komitmen untuk memperluas edukasi dan akses masyarakat terhadap praktik yoga.

“Saya berharap dukungan seluruh pengurus dan praktisi untuk bersama-sama memperkenalkan dampak positif yoga kepada masyarakat Sulawesi Tengah. Yoga terdiri dari berbagai jenis dan dapat dilakukan oleh semua kelompok usia,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepengurusan PPYNI Sulteng juga diisi oleh para guru dan praktisi berpengalaman yang siap memberikan pembinaan serta pendampingan bagi masyarakat yang ingin mengenal dan mendalami yoga lebih jauh. JEF

Pos terkait