PALU, MERCUSUAR – Persipal FC dijadwalkan bertolak ke Solo, Jawa Tengah, pada 13 Februari 2026 untuk melakoni laga tandang pertama putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26. Keberangkatan ini menjadi awal perjuangan Laskar Tadulako di fase yang krusial dalam lanjutan kompetisi Liga 2 musim ini.
Menariknya, usai menjalani laga away tersebut, Persipal tidak langsung kembali ke Palu. Pasalnya, dua pertandingan kandang pertama mereka di putaran ketiga tidak digelar di Stadion Gawalise, melainkan tetap di Stadion Sriwedari Solo. Persipal akan menjamu Persiba Balikpapan pada 23 Februari 2026 dan Persiku Kudus pada 28 Februari 2026. Seluruh pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung malam hari, pukul 21.30 WIB usai salat tarawih.
Manajer Persipal FC, Jely Rompas, membenarkan keputusan tersebut. Ia menjelaskan bahwa faktor teknis stadion menjadi pertimbangan utama. “Ya, dua match home kita bukan di Gawalise. Karena (cahaya) lampu stadion hanya 600 lux. Jadi kebetulan kita main away pertama di Solo dan dua jadwal berikutnya sebenarnya home. Jadi kita ambil keputusan realistis saja, tetap berkandang di Solo,” ujar Jely saat dihubungi, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, keputusan ini juga berkaitan dengan efisiensi. Dengan kondisi laga tanpa penonton saat berkandang di Palu dinilai tidak memberi keuntungan signifikan. “Karena sama saja, kalau main di Palu juga tanpa penonton, mending bertahan di sana (Solo), sekaligus efisiensi anggaran,” tambahnya.
Langkah ini menjadi pilihan strategis manajemen demi menjaga stabilitas tim di tengah keterbatasan. Kini, fokus Persipal tertuju pada kesiapan teknis dan mental untuk menjalani tiga laga beruntun di Kota Bengawan. CLG






