Silaturahmi dan Konsolidasi Tim Pemenangan Anwar Hafid Menuju Kongres PSSI Sulteng

Suasana pertemuan calon Ketua Asprov PSSI Sulteng, Anwar Hafid dengan Askab dan Klub, Selasa (20/1/2026).

PALU, MERCUSUAR  — Tim Pemenangan Anwar Hafid menuju Kongres PSSI Sulawesi Tengah menggelar kegiatan Silaturahmi dan Konsolidasi, Selasa malam (20/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Solid Bersama, Menang Bersama untuk Asprov PSSI Sulteng Berjaya”, sebagai upaya memperkuat kebersamaan dan komitmen dalam membangun sepak bola Sulawesi Tengah ke depan.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan 9 Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI serta 39 klub sepak bola anggota Asprov PSSI Sulteng. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan besarnya dukungan dan harapan terhadap proses pembenahan dan kemajuan sepak bola daerah.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan bahwa pertemuan tersebut dilandasi oleh satu nilai utama, yakni kepedulian. Ia menyampaikan bahwa seluruh pihak yang hadir memiliki kesamaan niat untuk berkontribusi bagi kemajuan sepak bola daerah, bukan karena jabatan atau kepentingan pribadi.

“Kita semua hadir di sini karena kepedulian. Kepedulian terhadap daerah kita dan terhadap sepak bola yang menjadi kebanggaan masyarakat,” ujar Anwar Hafid.

Ia menuturkan, keterlibatannya dalam dinamika sepak bola Sulawesi Tengah merupakan bagian dari perjalanan panjang pengabdian, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Anwar juga mengisahkan sejumlah pengalaman, termasuk upaya mempertemukan klub-klub daerah dalam kompetisi, sebagai bagian dari mendorong kualitas dan jam terbang pemain lokal.

Menurut Anwar, Sulawesi Tengah memiliki banyak bibit pemain berbakat yang telah membuktikan mampu bersaing hingga tingkat nasional. Namun demikian, tantangan terbesar selama ini adalah keterbatasan ruang pembinaan dan jalur kompetisi yang berkelanjutan.

“Bibit kita banyak. Yang masih kurang adalah ruang dan kesempatan. Karena itu pembinaan harus dimulai dari bawah dan dilakukan secara berjenjang,” tegasnya.

Ia mendorong agar ke depan kompetisi berjenjang seperti Piala Kecamatan, Piala Kabupaten, hingga tingkat provinsi dapat digulirkan secara konsisten sebagai fondasi pembinaan pemain muda.

Selain itu, Anwar Hafid juga menyinggung pentingnya dukungan pendanaan yang kreatif dan realistis, termasuk membangun kolaborasi dengan sektor swasta dan kawasan industri yang ada di Sulawesi Tengah.

“Kita tidak meminta banyak. Dengan dukungan yang terukur saja, sepak bola bisa bergerak dan pembinaan bisa berjalan,” katanya.

Anwar menegaskan bahwa kepemimpinan dalam organisasi sepak bola, termasuk presiden klub dan pengurus, harus dimaknai sebagai amanah dan prestise, bukan sekadar jabatan. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar seluruh proses ke depan dijalankan dengan sikap dewasa, sportif, dan tidak memecah belah.

“Siapa pun yang maju dan dipercaya, tujuannya harus satu: memajukan sepak bola Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

Melalui kegiatan silaturahmi dan konsolidasi ini, Tim Pemenangan Anwar Hafid berharap soliditas dan kebersamaan seluruh elemen sepak bola semakin kuat menjelang Kongres PSSI Sulawesi Tengah, demi terwujudnya tata kelola dan prestasi sepak bola yang lebih baik. CLG

Pos terkait