Tiga Laga Minim Gol, Ada Apa  di Lini Serang Persipal 

catatan Persipal-7fdf33b5
Striker Persipal BU, Sandrian  Tuslin saat berusaha melewati pertahanan Sulut United di Stadion Gawalise. Tiga laga Persipal saat ini baru mencetak dua gol, bahkan satu gol diciptakan dari pemain bertahan. Ada apa lini serang Persipal?. FOTO :ISSRIN ASSAGAF/MS 

Hingga pekan ketiga Liga 2 PSSI Grup Timur Persipal  Babel United (Persipal BU) baru mengoleksi lima poin dari tiga laga. Setelah ditahan Persiba 0-0 dan unggul 1-0 atas Sulut United di Stadion Gawalise, tim kebanggaan Kota Palu ini berhasil mencuri satu angka di Mandala Jayapura berkat hasil imbang 1-1 lawan Persewar Waropen. 

Oleh : ISSRIN ASSAGAF

Namun demikian hasil tersebut menciptakan kekhawatiran atas performa lini serang Persipal yang sejauh ini masih melempem. Padahal manajemen Persipal Bu sudah mendatangkan Sandrian Tuslin dari Badak Lampung, termasuk Rendy Armando Kakasih dari Kalteng Putra yang diharapkan menjadi tandem tepat Ardianto Tampilang di posisi penyerang Persipal BU.Dari tiga Center Forward tersebut, baru Ardianto yang mencetak gol saat bersua Persewar Waropen. 

Dari ketiga striker ini, tentunya penggemar Persipal BU  berharap mereka bisa mencetak gol karena memang  urusan cetak gol adalah tugas para striker. Kalau memang sampai pertandingan ketiga hasil yang mereka dapatkan belum sesuai ekspektasi, harusnya ini menjadi bahan evaluasi klub. Karena untuk (minimal)  bertahan di Liga 2 Persipal BU harus lebih agresif dalam mengejar poin kemenangan yang tentunya juga dibarengi agresifitas para strikernya mencetak gol. 

Sandrian Tuslin yang baru bergabung dengan Persipal setelah laga lawan Persiba Balikpapan menyebut dirinya belum mencetak gol karena kurang beruntung.

“Belum mencetak gol itu karena memang belum beruntung saja. Apalagi saya baru bergabung di Persipal menjelang pertandingan kedua. Bermain di luar kandang itu memang tidak mudah, tapi yang penting bagaimana caranya bisa menang dulu . Dan alhamdulillah kita bisa dapat poin di luar kandang,” ujar striker kelahiran 5 November 1993 ini.

Senada dengan Sandrian, striker pindahan  dari Kalteng Putra,  Rendy Armando Kakasih mengakui dirinya ,masih perlu beradaptasi lebih banyak dengan pemain Persipal lainnya utamanya menciptakan kemistri.  Kakasih tercatat baru memiliki menit bermain selama 76 menit dari dua kali kesempatan yang diberikan coach Bambang Nurdiansyah. 

“Kalau  soal itu (belum cetak gol)  saya belum dapat menit bermain banyak, ditambah juga  saya baru gabung di tim  ini,  belum dapat adaptasi yang banyak atau belum juga ada kemistri sama gelandang serang atau second striker,” jelas Kakasih.

Sementara itu, head coach Bambang Nurdiansyah mengakui taktikal yang diterapkannya butuh kehadiran sosok gelandang serang dan striker yang siap pakai. 

“Sejak awal memang saya sudah katakan saya perlu  gelandang serang dan striker siap pakai. Pemain  yang ada sekarang bukan tidak bagus, ,materi itu harus kita tambah. Kalau soal belum mencetak gol itu perlu waktu karena anak-anak  perlu banya jam terbang, dan bukan karena kurang suplay bola . Saya perlu pemain gelandang serang siap pakai,” terang Banur, panggilan pelatih asal Banjarmasin ini. 

Persipal BU baru melangkah . Masih jauh perjalanan tim yang dimanajeri Jely Rompas ini dalam menggapai asa, minimal bisa bertahan di Liga 2. Namun pecinta bola Palu sudah terlanjur berharap bahwa ditangan Banur, The Hammer (julukan Persipal) bisa menjelma jadi kekuatan baru di wilayah timur di era milenial. 

 

Pos terkait