PALU, MERCUSUAR – Tim Peradi FC harus mengawali langkah dengan hasil kurang maksimal usai takluk 1-3 dari Pengadilan Negeri (PN) Palu pada laga perdana Turnamen Sepak Bola Antar Penegak Hukum se-Kota Palu, Jumat (16/1/2026).
Pada pertandingan tersebut, Peradi FC diperkuat sejumlah figur penting, di antaranya Ketua DPC Peradi Palu Muslim Mamulai, Ridwan Limonu, Syahlan Lamporo, serta Mahfud Masuara yang dipercaya sebagai kapten tim. Peradi juga menurunkan Ilyas Timumun yang kemudian memberi dampak signifikan dalam permainan.
Sejak babak pertama, Peradi FC berada di bawah tekanan tim PN Palu. Meski Mahfud Masuara berperan sebagai playmaker, Peradi kesulitan mengembangkan permainan dan hanya sesekali mengancam lewat skema serangan balik.
Memasuki babak kedua, performa Peradi FC meningkat. Masuknya Ilyas Timumun di lini depan membuat alur serangan lebih hidup. Pergerakan agresif Ilyas akhirnya berbuah gol yang sempat membuka asa kebangkitan Peradi. Namun peluang emas melalui titik putih gagal dimanfaatkan setelah eksekusi penalti Mahfud Masuara berhasil ditepis kiper PN Palu.
“Kalau penalti itu masuk, saya kira momentum dan semangat tim akan berbeda,” ujar salah satu pemain Peradi usai laga.
Usai pertandingan, Ilyas Timumun menegaskan tekad tim untuk bangkit pada laga berikutnya.
“Saya kira kami sudah main bagus, cuma belum beruntung. Tidak ada cara lain, kami harus menang di pertandingan berikutnya,” tegas Ilyas.
Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus kompetisi sportivitas antar institusi penegak hukum di Kota Palu, dengan persaingan yang dipastikan semakin ketat pada laga-laga selanjutnya. CLG
Hasil lengkap pertandingan hari pertama turnamen adalah:
Peradi FC 1–3 Pengadilan Negeri Palu
Cyber FC 0–1 Kodam XIII
Pengadilan Negeri Palu 0–0 Kemenkum
Kodam XXIII 3–0 Kejati
Turnamen Antar Penegak Hukum, Satu Pinalti Gagal, Peradi Ditaklukkan PN Palu






