MERCUSUAR – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mencuri perhatian pada seri kedua Moto3 2026 yang berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Brasil, Minggu (22/3/2026). Tampil solid, Veda sukses finis di posisi ketiga sekaligus mengukir sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih podium di kelas Moto3.
Dalam balapan tersebut, Veda yang memperkuat Honda Team Asia memulai lomba dari posisi keempat. Ia mampu menjaga ritme dan bersaing di barisan depan hingga akhirnya mengamankan podium. Sementara itu, dua rival lamanya, Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) dan Hakim Danish (AEON Credit MT Helmets-MSI), justru harus puas finis di papan tengah. Hakim menutup balapan di posisi ke-10, disusul Uriarte di posisi ke-11.
Padahal, Hakim sempat tampil menjanjikan saat start dari grid ketiga, sedangkan Uriarte memulai dari posisi keenam. Namun, hasil akhir menunjukkan Veda masih lebih konsisten dalam memanfaatkan peluang.
Dominasi Veda atas kedua rivalnya sebenarnya sudah terlihat sejak seri pembuka di Thailand, 1 Maret 2026. Saat itu, Veda finis di posisi kelima, unggul atas Uriarte yang berada di peringkat ketujuh dan Hakim yang tercecer di posisi ke-18.
Persaingan ketiganya sendiri bukan hal baru. Veda, Uriarte, dan Hakim sebelumnya terlibat duel sengit di ajang Red Bull Rookies Cup 2025. Kala itu, Uriarte keluar sebagai juara, Veda sebagai runner-up, dan Hakim di posisi ketiga. Rivalitas tersebut kini berlanjut di panggung Moto3 dengan dinamika yang berbeda.
Berkat konsistensi di dua seri awal, Veda kini menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 27 poin. Ia unggul cukup jauh dari Uriarte yang berada di posisi kedelapan dengan 14 poin, serta Hakim di posisi ke-13 dengan 6 poin.
Musim masih panjang, namun performa stabil yang ditunjukkan Veda Ega membuka peluang besar baginya untuk menjadi kandidat kuat dalam perebutan gelar juara dunia Moto3 2026. CLG






