SIGI, MERCUSUAR – Ada pemandangan berbeda dalam laga perdana Peduli Sigi 1 U17 2026. Para wasit Askab PSSI Sigi yang bertugas mulai menggunakan perangkat komunikasi Referee Communication System (RCS) untuk menunjang koordinasi selama pertandingan.
Perangkat tersebut terdiri dari headset dan mikrofon yang terpasang pada wasit utama serta dua asisten wasit. Dengan alat ini, komunikasi antara perangkat wasit di lapangan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif.
Meski perangkat yang digunakan belum tentu semewah atau secanggih sistem komunikasi yang dipakai wasit pada pertandingan level internasional, langkah tersebut dinilai menjadi awal penting bagi peningkatan kualitas perwasitan di Kabupaten Sigi.
Penilai Wasit Askab Sigi, Rian Khan, mengatakan penggunaan RCS merupakan bagian dari upaya membawa perwasitan Sigi memasuki babak baru dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.
“Ini saya kira wajah baru perwasitan Sigi. Karena memasuki babak baru dengan kemajuan zaman serta kemajuan teknologi, kami akan persembahkan yang terbaik buat Kabupaten Sigi,” ujar Rian Khan kepada Mercusuar di sela-sela kegiatan, Rabu (7/10/2026).
Menurutnya, penggunaan perangkat komunikasi tersebut bukan semata-mata soal alat, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun budaya kerja wasit yang lebih terkoordinasi dan profesional.
“Pelan tapi pasti kami akan berusaha lebih baik seperti daerah lain yang sudah mencetak para wasit nasional. Dan itu semua tidak lepas dari suatu proses,” katanya.
Rian berharap langkah kecil yang mulai diterapkan pada kompetisi Peduli Sigi 1 U17 2026 tersebut dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas perangkat pertandingan di Sigi.
Penggunaan RCS juga menjadi sinyal bahwa pembinaan perwasitan di Sigi mulai diarahkan untuk mengikuti perkembangan sepak bola modern, tanpa mengabaikan proses dasar berupa peningkatan kapasitas, disiplin dan pengalaman para perangkat pertandingan. CLG






