Abdin: Realisasi PJU Parmout Hanya Wacana

Anggota DPRD Parmout dari Fraksi PPP, Abdin (kanan) saat mempertanyakan realisasi program PJU kepada Pemerintah Daerah setempat, pada rapat paripurna yang berlangsung di DPRD Parmout, Selasa (7/4/2026). FOTO: IST.

PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) dari Fraksi PPP, Abdin menyebut realisasi program Penerangan Jalan Umum (PJU) yang sebelumnya telah dijanjikan oleh Pemerintah Daerah masih sebatas wacana. 

Pernyataan tersebut disampaikan Abdin, dalam rapat paripurna DPRD Parmout dengan agenda penjelasan Bupati atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Selasa (7/4/2026).

Dalam kesempatan itu, ia secara tegas mempertanyakan tindak lanjut dari komitmen Pemerintah Daerah terkait program penerangan jalan yang menurutnya belum terlihat hasilnya di lapangan.

“Kami ingin tahu realisasi janji yang disampaikan pak Wakil Bupati sudah sampai di mana,” ujar Abdin di forum paripurna.

Abdin menyampaikan, pada awal Januari 2026, Pemerintah Daerah telah menyampaikan target untuk menjadikan wilayah Parmout lebih terang melalui program PJU. Namun, hingga memasuki April, janji tersebut belum juga terealisasi.

Menurut Abdin, kondisi minimnya penerangan di sejumlah titik, khususnya di wilayah ibu kota Parigi, tidak hanya mengganggu kenyamanan. Melainkan juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Ini bisa memicu kecelakaan lalu lintas. Kita berharap di hari jadi kabupaten nantinya, Parmout tidak lagi gelap dan harus bersinar,” tegas Abdin.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Parmout, H. Abdul Sahid menjelaskan program PJU saat ini masih dalam tahap pembahasan dan pengajuan, serta tengah dikaji oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia memastikan, Pemerintah Daerah tetap berkomitmen untuk merealisasikan program tersebut dalam waktu dekat, meskipun masih terdapat sejumlah kendala dalam prosesnya.

“Ini menjadi program kami dan sedang berjalan. Meskipun masih ada sedikit kendala, kami memastikan program ini segera terealisasi. Mengingat kondisi daerah kita yang masih gelap dan berbahaya bagi pengguna jalan,” kata Sahid. AFL

Pos terkait