BPS Parmout Segera Laksanakan Survei Angkatan Kerja Nasional

BPS-a99f14a9

PARIGI, MERCUSUAR – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) segera melaksanakan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), dalam rangka pengumpulan data ketenagakerjaan tahun 2021.

“Kami upayakan pertengahan Agustus ini sudah mulai melaksanakan survei angkatan kerja,” kata Kepala BPS Parmout, Simon, Sabtu (14/8/2021).

Ia menjelaskan, survei tersebut sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun dilaksanakan BPS, guna memberikan gambaran jumlah ketenagakerjaan di suatu daerah, terlebih secara nasional, agar terlihat perbandingan per tahun.

Saat ini, BPS setempat telah merekrut kurang lebih 33 orang, untuk dijadikan sebagai petugas survey, dalam rangka mendukung kegiatan pendataan nanti.

“Tentunya, petugas sebelum turun lapangan diberikan pembobotan agar kerja-kerja mereka tuntas sebagai tupoksi petugas survei,” ujar Simon.

Oleh karena itu, pada pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan partisipasi serta dukungan masyarakat, dalam menyampaikan informasi yang sebenar-benarnya dan tidak mempersulit petugas lapangan.

Survei nanti akan menyasar 23 kecamatan dan ditargetkan sebanyak 640 rumah tangga sebagai sampel, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, sebagaimana telah dianjurkan pemerintah.

“Iya, petugas akan melakukan survei langsung ke rumah tangga sasaran. Mengingat saat ini masih di situasi pandemi COVID-19, maka petugas juga diwajibkan mematuhi protokol kesehatan,” ucap Simon.

Ia memaparkan, memperoleh gambaran tentang angkatan kerja penting dilaksanakan, karena menjadi kebutuhan pemerintah untuk menjalankan suatu program, baik dilihat dari tingkat keterbukaan lapangan pekerjaan, tingkat pengangguran, serta tingkat partisipasi angkatan kerja atau pemutusan hubungan kerja (PHK).

Selain itu, survei ini juga untuk memperoleh data angkatan kerja menurut usaha di Kabupaten Parmout.

BPS menilai, jumlah penduduk Parmout pada tahun 2020 mencapai 440.015 jiwa, terdiri dari laki-laki 225.888 jiwa dan perempuan 214.127 jiwa, dengan jumlah angkatan kerja sebanyak 236.510 jiwa atau sekitar 68,09 persen dan tingkat pengangguran pengangguran terbuka justru positif 2,37 persen atau 5.617 jiwa.

Kondisi angkatan kerja, berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Di Parmout, pada tahun lalu laju pertumbuhan ekonomi mengalami negatif atau turun sekitar 4,92 persen.

“Dari hasil survei ini juga akan menjadi pertimbangan pemerintah dalam menerapkan satu kebijakan ke depan,” demikian Simon. ANT

Pos terkait