Dinkes Parmout Tambah Fasilitas Rumah Rujukan Gratis di Makassar

Darlin

PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) terus memperkuat layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat. Salah satunya dengan menambah jumlah kamar pada rumah rujukan, yang selama ini dimanfaatkan secara gratis oleh warga saat menjalani perawatan medis di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kepala Dinkes Parmout, Darlin menjelaskan sebelumnya kapasitas rumah rujukan di Kota Makassar masih sangat terbatas, dengan hanya empat kamar yang tersedia. Kondisi itu kerap membuat pelayanan belum maksimal, terutama saat jumlah pasien yang dirujuk meningkat.

“Saat ini, kami melakukan penambahan fasilitas rumah tunggu rujukan di Kota Makassar hingga 12 kamar. Ini bertujuan menunjang kebutuhan pasien yang menjalani perawatan lanjutan,” ujar Darlin kepada wartawan di Parigi, Rabu (1/4/2026).

Menurut Darlin, penambahan tersebut penting, mengingat tingginya kebutuhan masyarakat terkait tempat singgah yang layak selama menjalani proses pengobatan di luar daerah.

Selain itu, lanjutnya, juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

“Penguatan fasilitas merupakan bagian dari program Sehat Bersama, yang sejalan dengan program BERANI Sehat Pemerintah Provinsi Sulteng,” ujar Darlin.

Ia juga mengungkapkan, jika tidak ada kendala, seluruh fasilitas tambahan tersebut sudah dapat digunakan pada Mei 2026.

Darwin menerangkan bahwa rumah rujukan yang digunakan saat ini masih berstatus sewa sejak tahun lalu. Pemerintah daerah kembali memperpanjang masa sewanya untuk memastikan layanan tetap berjalan.

Warga Parmout yang ingin memanfaatkan fasilitas tersebut cukup menunjukkan KTP dan berkoordinasi dengan Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Parmout. Selanjutnya, pihak Dinkes akan menghubungkan dengan tenaga medis di lokasi untuk memastikan ketersediaan kamar.

Di rumah rujukan tersebut telah disiagakan tenaga kesehatan (nakes) berupa perawat dan dokter, yang bertugas membantu pemeriksaan awal sebelum pasien menjalani perawatan di rumah sakit rujukan.

“Warga bisa langsung datang ke Dinkes, nanti kami koordinasikan dengan petugas di Makassar. Agar pelayanan bisa segera diberikan,” jelas Darlin.

Tak hanya pasien, keluarga yang mendampingi juga mendapatkan akses pelayanan kesehatan selama berada di rumah rujukan.

“Semua layanan yang ada di rumah rujukan itu gratis, termasuk untuk keluarga pasien yang mendampingi,” pungkas Darlin. AFL

Pos terkait