PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Pemkab Parmout) melalui Dinas Perhubungan mematangkan rencana pengoperasian Pelabuhan Toboli di Kecamatan Parigi Utara sebagai objek Dermaga Wisata Bahari.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Parmout, Syamsu Nadjamudin mengatakan langkah itu menjadi salah satu komitmen Pemerintah Daerah guna memperkuat konektivitas dan mengoptimalkan fungsi pelabuhan sebagai penunjang sektor pariwisata.
“Sesuai arahan Bupati, dermaga wisata bahari ini ditargetkan mulai diluncurkan pada April 2026, bertepatan dengan peringatan HUT Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Syamsu melalui pesan tertulis, Jumat (9/1/2026).
Ia menerangkan, saat ini pihaknya tengah fokus menyiapkan langkah-langkah teknis agar pelabuhan tersebut bisa segera dioperasikan sebagai dermaga wisata.
Dalam rapat yang melibatkan lintas OPD terkait, termasuk Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Parigi serta komunitas diving tersebut, telah disepakati sejumlah rekomendasi tindak lanjut. Di antaranya pelaksanaan kajian kelayakan pelabuhan, perbaikan fasilitas pendukung, serta rencana pengalihan fungsi kapal perintis bersubsidi untuk dimanfaatkan sebagai kapal wisata.
Syamsu menjelaskan, ada tiga dasar utama pengalihan fungsi Pelabuhan Penyeberangan Toboli menjadi Dermaga Wisata Bahari. Pertama, status Pelabuhan Toboli yang telah dihibahkan sebagai Barang Milik Negara kepada Pemkab Parmout sejak tahun 2023.
Kedua, hasil audiensi Bupati Parmout dengan Kementerian Perhubungan RI pada 22 Oktober 2025 lalu. Dalam kesempatan itu, Pemkab Parmout mendapatkan respons positif dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat terhadap rencana pengalihan fungsi pelabuhan.
Ketiga, adanya arahan Gubernur Sulteng pada FTT 20 November 2025 lalu, untuk membuka rute pelayaran Toboli–Togean guna mempermudah akses wisatawan nusantara maupun mancanegara menuju destinasi wisata di Parigi Moutong.
Sebagai bagian dari percepatan operasional, kata Syamsu, pihaknya juga berencana menggandeng investor kapal asal Bacan Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara, untuk mendukung layanan wisata bahari dari Pelabuhan Toboli.
“Kami akan mematangkan konsep pengoperasian dengan mengusung tema konektivitas dan optimalisasi, BERANI Lancar dan BERANI Harmoni. Tujuannya, agar Pelabuhan Toboli benar-benar memberikan manfaat bagi pengembangan pariwisata daerah,” pungkas Syamsu. AFL






