PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Pemkab Parmout) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menegaskan komitmen dalam menjadikan sektor lingkungan hidup dan mitigasi bencana sebagai prioritas utama arah pembangunan daerah ke depan.
Kepala Bappelitbangda Parmout, Irwan mengatakan kebijakan tersebut diwujudkan melalui pilar pembangunan bertajuk ‘Harmoni Bersama’ yang tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga keseimbangan antara aspek lingkungan, sosial, dan budaya masyarakat.
Ia mengungkapkan, program tersebut diarahkan untuk memperkuat kualitas infrastruktur lingkungan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem.
“Tujuan dari Harmoni Bersama ini adalah peningkatan sarana dan prasarana lingkungan hidup serta sosial budaya. Kegiatannya meliputi rehabilitasi lahan hijau perkotaan, pengadaan resapan air, hingga penataan drainase,” ujar Irwan kepada wartawan di Parigi, Rabu (1/4/2026).
Selain itu, kata Irwan, Pemerintah Daerah juga memberi perhatian serius terhadap pengelolaan wilayah pesisir. Dengan garis pantai yang cukup panjang, Parigi Moutong memiliki potensi sekaligus tantangan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut.
Ia menegaskan, upaya peningkatan kualitas lingkungan tidak hanya difokuskan pada daratan, tetapi juga mencakup kawasan pesisir dan laut melalui pendekatan terpadu. Termasuk, peningkatan kualitas air dan udara serta pengelolaan limbah melalui penerapan teknologi. Menurutnya, langkah tersebut menjadi penting untuk menjawab berbagai persoalan lingkungan yang kian kompleks.
Irwan menjelaskan, aspek kebencanaan juga menjadi perhatian utama Pemerintah Daerah. Berdasarkan letak geografis Parmout yang berada di kawasan rawan bencana, menuntut adanya kesiapsiagaan terpadu dan terorganisir. Baik dari sisi infrastruktur maupun kapasitas sumber daya manusia.
Karena itu, Pemerintah Daerah, lanjut Irwan, memasukkan program mitigasi dan penanggulangan bencana sebagai bagian integral dalam perencanaan pembangunan. Hal tersebut guna meminimalisir risiko serta melindungi keselamatan masyarakat.
“Dengan pendekatan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan, diharapkan Parigi Moutong mampu tumbuh sebagai daerah yang tidak hanya maju secara ekonomi. Akan tetapi tangguh dalam menghadapi tantangan lingkungan dan bencana,” pungkas Irwan. AFL






