PARMOUT,MERCUSUAR- Pasangan calon bupati-wakil bupati nomor urut 1, Samsurizal Tombolotutu-Badrun Nggai (Sabar) meraup suara terbanyak dalam Pilkada Parmout, 27 Juni lalu. Hal ini berdasarkan rapat pleno yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parmout, Rabu (4/7/2018).
Dari 23 kecamatan, Sabar unggul di 16 kecamatan, yakni Moutong, Ongka Malino, Tinombo Selatan, Torue, Sidoan, Siniu, Tomini, Palasa, Balinggi, Kasimbar, Sausu, Toribulu, Taopa, Bolano, Tinombo, dan Ampibabo. Raihan suara 99.048 (44,73 persen) dari akumulasi 221.430 suara sah.
Sementara pesaing terdekatnya Amrullah Almahdaly-Yufni Bungkundapu (Amin) unggul di tujuh kecamatan, yakni Parigi Utara, Parigi Tengah, Parigi Barat, Bolano Lambunu, Mepanga, Parigi Selatan, serta Parigi. Suara dari pasangan calon nomor urut 3 terkumpul 75.851 atau 34,25 persen.
Adapun pasangan nomor urut 2 Erwin Burase- Rahmawati M Nur (Era Baru) mengumpulkan 46.531 suara atau 21,01 persen.
Hasil rekapitulasi KPU Parmout tersebut menunjukkan 221.430 suara sah atau 72,53 persen dari jumlah pemilih Pilkada Parmout yang terdaftar sebanyak 305.281 orang, terdiri atas 155.930 pemilih laki-laki dan 149.351 orang pemilih perempuan. Pemilih tersebar di 283 desa, dan 23 kecamatan.
Pantauan Mercusuar rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara dimulai pada pukul 09.30 wita dan baru berakhir sekitar pukul 23.00 Wita. Rapat dipimpin langsung oleh ketua KPU Parmout Amelia Idris dan mendapat penjagaan ketat dari aparat keamanan.
Saksi nomor urut tiga atau pasangan Amin menolak hasil rekapitulasi perhitungan suara di beberapa kecamatan. Di antaranya hasil perhitungan suara di Kecamatan Kasimbar dan Sausu.
Riswan, saksi pasangan tersebut, mengatakan Kecamatan Kasimbar banyak terjadi dugaan kecurangan. Bahkan masyarakat banyak mendapatkan intimidasi dari camat dan aparatur desa. “Untuk beberapa kecamatan kami menolak karena menurut kami banyak terjadi dugaan kecurangan,” tandasnya. TIA