PARIGI MOUTONG, MERCUSUAR – Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Parigi Moutong (Parmout) memperketat patroli laut sebagai upaya pengamanan laut di wilayah hukumnya, dari aktvitas illegal fishing maupun upaya lainnya yang merusak keberlangsungan hayati laut.
“Menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan di wilayah perairan, Sat Polairud Polres Parigi Moutong terus mengintensifkan kegiatan patroli laut sebagai langkah preventif dan pelayanan kepada masyarakat pesisir,” urai Kasat Pol Airud Polres Parmout, IPTU Gigih Winanda kepada Mercusuar, Kamis (9/4/2026).
Pada patroli yang digelar pada Kamis (9/4/2026) sekira pukul 08.00, Kapal Polisi KP XIX 1023 yang dinakhodai Aiptu I Ketut Budiana bersama tiga personel ABK menagmbil rute perairan Lebo–Toboli–Marantale dan berakhir di Dermaga Desa Lebo.
Selama pelaksanaan patroli, personel Sat Polairud tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga melaksanakan pembinaan dan penyuluhan kepada para nelayan yang tengah beraktivitas. Edukasi yang diberikan menitikberatkan pada pentingnya keselamatan saat melaut serta kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Gigih menyampaikan, kegiatan patroli merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah perairan.
“Patroli ini kami laksanakan secara rutin, sebagai langkah preventif guna meminimalisir potensi kecelakaan laut serta mencegah praktik illegal fishing. Kami juga mengimbau kepada seluruh nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas melaut,” ujarnya.
Para nelayan diingatkan terkait pentingnya penggunaan alat keselamatan seperti life jacket dan ring buoy, serta memastikan kondisi kapal dalam keadaan layak sebelum digunakan. Selain itu, tidak melakukan penangkapan ikan dengan cara-cara yang melanggar ketentuan perundang-undangan.
Personel juga memberikan imbauan kepada nahkoda kapal pukat cincin agar selalu melengkapi dokumen kapal sesuai aturan yang berlaku sebagai bentuk kepatuhan hukum di laut.
“Teluk Tomini merupakan Kawasan laut yang memiliki kekayaan hayati, bukan hanya dieksploitasi, tetapi juga harus dijaga, dan anak cucu berhak pula menikmatinya. Maka Polairud mencoba berkomitmen menjaga laut Parmout,” pungkansya. MBH






