PARMOUT, MERCUSUAR – Kepolisian Resor Parmout terus mendorong para generasi muda, untuk terus menjadi sosok yang cerdas dan bijak, dalam menggunakan media sosial. Sebab hadirnya kecerdasan dan sikap bijak dalam berlayar di dunia maya, akan memberikan efek positif, dan tentunya memberikan nilai yang edukatif.
Demikian dikatakan Waka Polres Parmout, Komisaris Polisi (Kompol) Romy Gafur kepada Mercusuar, Jumat (14/11/2025).
“Generasi muda, memiliki peran penting, sekaitannya dengan media sosial, sebab mereka paling memahami tentang hal ini, kecanggihan teknologi, berkaitan dengan teknologi informasi, bagaimana mengelola. Maka dibutuhkan anak muda yang cerdas dan bijak. Efek dari media sosial cukup besar, sekali ketik, efek psikologisnya, akan langsung terasa, dengan spectrum yang luas,” urai perwira satu melati di pundaknya itu.
Generasi muda, yang cerdas dan bijak, tentunya tidak akan serampangan memposting sesuatu yang akan berefek negatif, atau bahkan bukan sekedar efek negatif dalam skala kecil, tetapi juga dalam hal yang lebih besar, seperti konflik sosial, dan efek psikis, yang merugikan seseorang.
Menghindari aktivitas meneruskan konten-konten hoax, konten provokatif, konten manipulative atau bahkan konten yang menjurus ke konflik SARA, begitu juga saat mengelola media sosial, lebih banyak mengupload konten informatif, kreatif, edukatif, sehingga masyarakat akan terus mendapatkan asupan yang positif.
Kegiatan tersebut, kata orang nomor dua di Polres Parmout itu, bertajuk Cerdas dan Bijak Bermedia Sosial, untuk Generasi Muda Parigi Moutong yang Lebih Maju, bertempat di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong. Dan dihadiri, unsur forkompimda, tokoh masyarakat, dan juga sebagian besar adalah para generasi muda Kabupaten Parmout.
“Media sosial memiliki dampak besar bagi kehidupan kita. Gunakanlah untuk hal-hal positif yang dapat menginspirasi dan membangun. Jadilah generasi muda Parigi Moutong yang cerdas, beretika, dan mampu menjaga nama baik diri serta daerah kita,” ujar Romy dalam sambutannya.
Dia juga menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial. Beliau mengingatkan generasi muda agar menggunakan media sosial secara cerdas, produktif, dan bertanggung jawab, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks yang dapat memecah belah







