Fatek Untad Berdampak Tuntas Gelar KKN Tematik

PALU MERCUSUAR Fakultas Teknik (Fatek) Berdampak Untad , menuntaskan kegiatan KKN Tematik, dengan melibatkan 43 mahasiswa dari lima Program Studi (prodi), yakni Sistem Informasi, Teknik Geologi, Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur, yang digelar selama dua bulan, yang dimulakan tanggal 17 Juli sampai 17 September.

Demikian diungkapkan oleh Dekan Fatek, Ir. Andi Arham Adam, S.T., M.Sc., Ph.D, kepada Mercusuar, Senin (19/10/2026).
“Alhamdulillah Fatek baru saja menuntaskan program kegiatan KKN Tematik, yang kami gelar di Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, dengan beragam program berdampak,yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” urai Andi Arham.

Lanjut Andi Arham, pelibatan 43 mahasiswa itu, secara detilnya, berada di lokasi Desa Mantikole, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Desa Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi,Desa Uenuni, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi dan Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala.

Dengan program unggulannya, di masing-masing posko KKN Tematik, kata Andi Arham, untuk di Desa Mpanau, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, adalah digitalisasi UMKM melalui pendampingan pembuatan konten produk dan caption untuk promosi, dan titik google maps UMKM, serta penyuluhan pemanfaatan limbah sekam padi menjadi arang briket yang melibatkan Gapoktan, kemudian untuk Desa Mantikole, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, yang dilakukan adalah, pengembangan website desa dalam mendukung digitalisasi, lalu penyuluhan pengolahan media tanam dari tongkol jagung bersama kelompok tani

”Sedangkan di Desa Uenuni, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, mitigasi kebencanaan melalui penyusunan peta potensi rawan bencana, peta jalur evakuasi dan tempat evakuasi, serta infografis mitigasi likuifaksi, juga digitalisasi informasi desa melalui pemetaan fasilitas umum dan penyediaan basis data untuk profil desa
Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala,” bebernya.

Bahkan proramnya, bukan hanya itu, tetapi juga melakukan program di masyarakat, dengan menggelar pelatihan desain dan pembangunan infrastruktur fasilitas pendukung wisata Pantai Karampuana, juga keterlibatan mahasiswa, dalam Festival Buya Subi melalui penyiapan ornamen dan penataan panggung.

”KKN Tematik Kamus Berdampak, adalah program Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis tema khusus yang mengintegrasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian) dengan solusi nyata untuk kebutuhan masyarakat desa,” pungkas Andi Arham Adam. (MBH)

Pos terkait