Pengembangan Madrasah Diarahkan untuk Memberikan Dampak

Muh. Syamsu Nursi

PALU, MERCUSUAR – Kepala Bidang Pendidikan (Penmad) Madrasah Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulteng, H. Muh. Syamsu Nursi menekankan pada tahun 2026 pengembangan madrasah akan diarahkan sesuai dengan delapan program prioritas (asta protas) Menteri Agama, yakni pendidikan unggul, ramah dan terintegrasi, dengan tujuan utama mewujudkan ‘Kemenag Berdampak’.

“Tentunya kami di pendidikan madrasah harus menjalankan apa yang menjadi protas tersebut, dengan poin utamanya adalah berdampak. Bagaimana program-program di madrasah dapat memberikan dampak kepada masyarakat,” kata Syamsu, di Palu, baru-baru ini.

Ia mencontohkan beberapa program berdampak yang diterapkan oleh madrasah, seperti pembinaan di madrasah yang mendorong para murid dapat tampil memberikan ceramah agama di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, pengembangan bakat dan minat kepada para murid, juga dapat didorong menjadi program yang mendukung upaya memberikan dampak kepada lingkungan sosial masyarakat.

Selain itu, Syamsu juga menegaskan pihaknya terus mendukung pengembangan kualitas pendidikan di madrasah. Termasuk di antaranya pengembangan sarana dan prasarana madrasah.

Salah satunya, dengan mendukung penuh upaya madrasah, baik negeri dan swasta, pada pengajuan untuk mendapatkan program rehabilitasi sekolah/madrasah oleh Presiden.

“Kami dari Kanwil Kemenag mendukung sepenuhnya, mendorong dan memberikan motivasi kepada kepala-kepala madrasah untuk mengambil kesempatan ini, mendukung perbaikan semua data yang dibutuhkan,” kata Syamsu.

Syamsu juga menyampaikan apresiasi dan kesyukuran atas hadirnya program tersebut, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di madrasah, termasuk di antaranya peningkatan sarana dan prasarana pendukung proses belajar.

“Patut kita syukuri, ini bagian dari kepedulian Presiden terhadap pendidikan, termasuk bagi madrasah di Sulteng,” pungkasnya. IEA

Pos terkait