TONDO, MERCUSUAR — Universitas Tadulako (Untad) menerima hibah sekitar 4.000 buku dari Veritas and Mercurius Publishing House, China, sebagai bagian dari penguatan literasi dan sumber belajar di kampus.
Penyerahan hibah berlangsung di Gedung Rektorat Untad, Selasa (31/3/2026).
Rektor Untad menyebut bantuan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkaya koleksi perpustakaan, khususnya untuk mendukung pembelajaran bahasa dan budaya Mandarin.
“Ini menjadi tambahan penting bagi literasi kampus sekaligus kebanggaan bagi Untad,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh proses pengadaan hingga distribusi buku dilakukan tanpa membebani anggaran kampus.
“Mulai dari pengiriman hingga diterima, tidak ada biaya yang dikeluarkan,” tambahnya.
Hibah ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Untad ke China yang membuka kerja sama dengan pihak penerbit.
Ke depan, koleksi tersebut tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan ajar, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat posisi perpustakaan Untad sebagai pusat literasi multibahasa, sekaligus mendukung daya saing akademik di tingkat nasional dan internasional. */JEF






