TONDO, MERCUSUAR — Universitas Tadulako (Untad) menerima kunjungan resmi perwakilan Hainan University, Kamis (29/1/2026), dalam rangka memperkuat kerja sama internasional di bidang budidaya ikan air tawar. Kunjungan ini menjadi langkah strategis kedua perguruan tinggi dalam mengembangkan potensi sumber daya perairan sekaligus mendorong kolaborasi akademik dan riset berkelanjutan.
Dalam agenda tersebut, delegasi Hainan University bersama pimpinan dan tim teknis Untad melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi potensial di Sulawesi Tengah yang direncanakan sebagai pusat pengembangan budidaya ikan air tawar. Peninjauan ini bertujuan menilai kesiapan lahan, infrastruktur pendukung, serta kelayakan ekosistem untuk memastikan keberhasilan program kerja sama.
Selain aspek teknis, kolaborasi ini juga mencakup transfer pengetahuan dan teknologi. Hainan University akan berbagi pengalaman dan inovasi di bidang akuakultur modern, termasuk sistem budidaya berkelanjutan, manajemen kualitas air, dan peningkatan produktivitas perikanan air tawar.
Sementara itu, Universitas Tadulako berperan menyediakan sumber daya lokal, tenaga ahli, serta melibatkan mahasiswa dalam kegiatan riset lapangan dan implementasi program. Kerja sama ini diharapkan menghasilkan model penelitian terapan yang berdampak akademik sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kolaborasi Untad dan Hainan University ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan riset, serta membuka peluang pengembangan ekonomi daerah melalui sektor perikanan air tawar berbasis keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat. */JEF






