TONDO, MERCUSUAR — Universitas Tadulako (Untad) secara resmi memberangkatkan 14 mahasiswa untuk mengikuti program magang internasional di Jepang. Seremoni pelepasan berlangsung di Ruang Rektor Untad, Selasa (23/12/2025), dan dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc., mewakili Rektor Untad.
Dalam sambutannya, Prof. Andi Rusdin menegaskan bahwa program magang internasional ini merupakan langkah strategis Untad dalam meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global. Menurutnya, magang di luar negeri tidak sekadar pemenuhan beban kurikulum 40 SKS, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi untuk membandingkan standar pendidikan nasional dengan praktik di negara maju.
“Dunia kerja saat ini sudah tidak mengenal batas negara. Pengalaman internasional akan membantu mahasiswa memahami dinamika global sekaligus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme mereka,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa ke depan Untad akan terus memperluas kerja sama internasional, tidak hanya melalui program magang mahasiswa, tetapi juga mobilitas dosen dan tenaga kependidikan.
Pihak universitas berpesan agar seluruh peserta magang mematuhi aspek legalitas, seperti kelengkapan paspor, visa, dan izin kerja, serta menjaga etika dan sikap selama berada di luar negeri sebagai representasi bangsa Indonesia dan almamater Universitas Tadulako. Sebelum keberangkatan, para mahasiswa telah mengikuti uji kemampuan bahasa Jepang guna memastikan kesiapan komunikasi di lingkungan kerja.
Sebanyak 14 mahasiswa yang dilepas berasal dari beberapa fakultas. Fakultas Teknik menjadi penyumbang peserta terbanyak dengan 10 mahasiswa dari Program Studi Teknik Mesin dan Teknik Sipil. Selain itu, masing-masing dua mahasiswa berasal dari Fakultas Kehutanan dan Fakultas Kesehatan Masyarakat.
Program magang internasional ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa Untad dalam mengembangkan keterampilan, wawasan global, serta kesiapan menghadapi dunia kerja internasional.






