TONDO, MERCUSUAR – Universitas Tadulako menyelenggarakan penandatanganan Revisi Perjanjian Kinerja antara Rektor dan seluruh unit kerja, Senin (12/1/2026), di Aula FKIP Untad. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas perubahan pagu anggaran Tahun Anggaran 2025 dan dirangkaikan dengan rapat koordinasi kinerja Tahun Anggaran 2026 yang dihadiri jajaran pimpinan universitas.
Revisi Perjanjian Kinerja dilakukan untuk menyesuaikan target serta indikator kinerja unit kerja dengan kebijakan anggaran terbaru, sekaligus memastikan keselarasan antara kinerja unit kerja dan kinerja universitas secara keseluruhan. Selain itu, revisi ini menjadi bagian penting dalam penyusunan data dukung Laporan Kinerja (LAKIN) Universitas Tadulako Tahun 2025.
Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., dalam arahannya menekankan bahwa kinerja tidak boleh dimaknai sebatas pemenuhan administrasi.
“Saya mengajak seluruh pimpinan unit kerja untuk memberi perhatian serius pada perencanaan kinerja, termasuk penganggaran yang lebih tepat sasaran agar mampu mendorong peningkatan kinerja yang berdampak,” ujarnya.
Rektor juga menjelaskan bahwa revisi perjanjian kinerja kali ini berkaitan erat dengan perubahan Indeks Kinerja Utama (IKU). Beberapa usulan perubahan IKU dari Untad tidak seluruhnya disetujui, sehingga tetap harus dilaksanakan sesuai ketentuan.
“Salah satu tantangan utama adalah target mahasiswa internasional. Dengan ketentuan minimal satu persen dari total mahasiswa aktif, Untad dengan sekitar 43.000 mahasiswa aktif dituntut menerima sekitar 430 mahasiswa internasional dalam satu tahun,” jelasnya.
Menutup sambutan, Rektor menyampaikan apresiasi kepada Ketua dan Sekretaris Satuan Pengawas Internal (SPI) Universitas Tadulako yang telah resmi memperoleh sertifikat auditor. Menurutnya, penguatan profesionalisme dan akuntabilitas pengawasan internal menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola universitas yang baik.
Melalui kegiatan ini, Universitas Tadulako berharap seluruh unit kerja semakin memperkuat komitmen pencapaian kinerja, meningkatkan koordinasi lintas unit, serta siap menghadapi target dan tantangan kinerja Tahun Anggaran 2026 secara lebih terukur dan berkelanjutan. */JEF






