Demo Tolak Kenaikan BBM,Penolakan Kenaikan BBM Menjadi Agenda Pembahasan DPRD 

  • Whatsapp
UJUK RASA-5510226d
Wakil Ketua-I DPRD Provinsi Sulteng H.Mohammad Arus Abdul Karim menyempatkan diri menemui masa aksi unjuk rasa dari pengurus besar lingkar studi aksi dan demokrasi Indonesia (LS-ADI) di halaman kantor DPRD Sulteng, Selasa (6/9/2022).FOTO : HUMAS DPRD SULTENG

PALU, MERCUSUAR – Wakil Ketua-I DPRD Provinsi Sulteng H.Mohammad Arus Abdul Karim menyempatkan diri menemui masa aksi unjuk rasa dari pengurus besar lingkar studi aksi dan demokrasi Indonesia (LS-ADI) di halaman kantor DPRD Sulteng, Selasa (6/9/2022).

Ditengah-tengah padatnya kegiatan di DPRD, Arus tetap menemui masa aksi walaupun dia jya sementara memimpin pertemuan antara DPRD Sulteng dengan ketua dan anggota DPRD Tojo Una-una, Wakil Bupati Tojo Una-una.

Dalam kesempatan ini, koordinator lapangan (Korlap) LS-ADI Sulteng, Asriadi R.Sunuh menyampaikan bahwa atas nama masyarakat Sulteng menolak secara tegas kebijakan pemerintah pusat yang dalam hal ini Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo, terkait menaikkannya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 30 persen.

Menurtnya,hal itu akan memicu naiknya harga bahan pokok lainnya, dan secara otomatis perekonomian masyarakat akan semakin tercekik.

Korlap LS-ADI Sulteng juga menyampaikan bahwa dengan adanya kebijakan yang diberikan kepada masyarakat terkait pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) nominalnya sekitar Rp.600.000,- yang diterima selama tiga bulan, LS-ADI Sulteng menilai itu bukanlah suatu solusi yang tepat bagi masyarakat, karena tidaklah sebanding dengan kebutuhan pokok masyarakat itu sendiri.

LS-ADI meminta kepada DPRD Sulteng untuk segerah mengambil tindakan dan memberikan solusi yang tepat serta menolak naiknya harga BBM.

Ditempat yang sama, Mohammad Arus Abdul Karim menyampaikan apresiasi kepada pengurus besar LS-ADI Sulteng atas kepedulian dan kepekaannya terhadap nasib perekonomian masyarakat sulteng akibat naiknya harga BBM.

Baca Juga