PALU, MERCUSUAR – Rapat Kerja Wilayah DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulteng, yang digelar selama dua hari, Sabtu (29/11/2025) sampai Minggu (30/11/2025) adalah momentum memperkuat kuantitas dan kualitas kader, untuk meraih kemenangan pada pemilu selanjutnya.
Demikian ditegaskan oleh Ketua Dewan Pimpina Wilayah (DPW) PKS Sulteng, Muhammad Wahyuddin, kepada sejumlah wartawan, usai memberikan sambutan dalam seremoni pembukaan rakerwil.
“Kami menitikberatkan pada apa yang utama, yang juga diamanahkan oleh DPP, pada rakernas beberapa waktu lalu, yakni K2 P2, atau Kader Kaderisasi dan Pelayanan Publik,” ujar Ustadz Wahyu, sapaan akrabnya.
Dalam rakerwil, lanjut Ustadz Wahyu, bagaimana kemudian dibicarakan, termasuk teknis dan strateginya, seperti yang telah diamanahkan oleh pihak DPP, kepada seluruh jajaran di tingkat kabupaten dan kota yang ada di Sulawesi Tengah.
Lanjutnya lagi, keberadaan kader di PKS, adalah keniscayaan, yang akan menjadi penopang hidupnya partai, karena mereka yang lahir dari gerakan partai, generasi yang kemudian dilahirkan dari sistim pendidikan partai, adalah para militan-militan pengawal kemenangan partai, dan disisi lain, akan tercipta kader yang loyal terhadap aturan partai.
“Di PKS, kami memiliki kewajiban, setiap pengurus partai, atau satu orang pengurus, harus bisa merekrut setidaknya dua calon kader, yang kemudian dibina dalam sistim, yang berdasarkan aturan partai,” urainya.
Setidaknya, ungkap Ustadz Wahyu, dalam kurun waktu setahun kedepan, PKS Sulteng, akan memiliki ribuan kader, yang memiliki karakter atau bercirikan partai, yakni bersih, peduli, professional dan negarawan, dan peningkatan jumlah kader, serta peningkatan kualitas kader.
Kegiatan rakerwil yang digelar selama dua hari itu, diikuti seluruh pengurus DPW PKS Sulteng, dan unsur DPD di 13 kabupaten dan kota, (MBH)







