Polres Poso Tetapkan Gunadi Tersangka Pembunuh Bocah Nugi

  • Whatsapp
Foto: Kapolres Poso AKBP. Rentrix Riyaldi Yusuf dan Kasat Reskrim Iptu. Dicky Armana Surbakti saat memberikan keterangan di Mapolres Poso Jumat (15/10) (Rusli)

POSO, MERCUSUAR – Kepolisian Resor Poso akhirnya menetapkan Gunadi sebagai tersangka penganiayaan dan pembunuhan bocah Nugi (2 tahun) yang terjadi di Desa Tolambo, Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso yang terjadi sekitar 7 bulan lalu tepatnya Maret 2021 lalu.

Kapolres Poso AKBP AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf yang didampingi Kasat Reskrim Iptu Dicky Armana Surbakti membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku penganiayaan yang menyebabkan anak Nugi ditemukan meninggal dunia.

Berita Terkait

“Sesuai hasil penyelidikan dan penyidikan serta barang bukti dan petunjuk yang ada, maka ditetapkan satu orang tersangka laki laki inisial G sebagai pelaku pembunuhan Nugi,” kata Kapolres Poso AKBP Rentrix dihadapan wartawan Jumat (15/10).

Pilihan Redaksi :  Yahdi DPO, Longki Sentil Ahmad Ali

Pengungkapan kasus tersebut, kata Kapolres baru bisa dilakukan setelah melewati proses panjang penyelidikan dan penyidikan. Sebab polisi terus mengumpulkan saksi, alat bukti hingga tes laboratorium forensik di Makassar. Terlebih lagi lokasi kejadian berada di wilayah hutan dan pemukiman yang tidak terlalu padat penduduk. Sehingga penyidik sangat berhati hati dalam menetapkan tersangka kasus ini.

“Kami lakukan uji laboraturium forensik di Makasar dan juga membutuhkan waktu yang cukup lama. Untuk perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan lebih lanjut setelah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka,” ujarnya.

Terhadap pelaku dikenakan pasal 340 dan UU perlindungan anak dengan hukuman 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup.

Polisi juga menyebutkan pelaku memiliki hubungan keluarga dengan korban. Namun mengenai rekontruksi, pollisi masih menungu perkembangan dari hasil pemeriksaan tersangka.

Pilihan Redaksi :  Jelang HUT TNI ke 77, Kodim Poso Tabur Bunga di TMP

“Tersangka saat ini sudah kami tahan dan akan dilalukan pemeriksaan kembali terhadap tersangka dan saksi. Termasuk melakukan rekontruksi apabila ada perkembangan lebih lanjut. Nanti akan kami sampaikan kembali. Pelaku memiliki hubungan keluarga dengan korban,” terang Kapolres.

Baca Juga