SIGI, MERCUSUAR – Camat Tanambulava, Suaib menyampaikan laporan perkembangan penanganan stunting di wilayahnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Sigi, belum lama ini.
Suaib mengungkapkan, pada bulan Agustus 2025 jumlah kasus stunting di Kecamatan Tanambulava tercatat lebih dari 150 anak. Namun, berkat kerja sama lintas sektor dan intervensi yang dilakukan secara berkelanjutan, angka tersebut berhasil ditekan secara signifikan.
“Alhamdulillah, Insyaallah, pada bulan Februari 2026 ini jumlahnya sudah turun menjadi sekitar 75 anak. Jika dipersentasekan, kini berada di kisaran kurang lebih 13 persen,” ujar Suaib.
Capaian tersebut, kata dia, tidak terlepas dari sinergi antara Pemerintah Kecamatan, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta dukungan penuh dari pemerintah kabupaten.
Momentum peluncuran Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang dirangkaikan dengan kunjungan Bupati Sigi dan Wakil Bupati Sigi di Kecamatan Tanambulava, menurut Suaib, menjadi dorongan tambahan bagi seluruh jajaran untuk semakin mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan, kehadiran pimpinan daerah menjadi motivasi kuat bagi Tanambulava untuk terus menurunkan angka stunting secara bertahap dan berkelanjutan.
Pemerintah Kecamatan Tanambulava berkomitmen untuk terus memperkuat program pencegahan dan penanganan stunting melalui peningkatan layanan kesehatan dasar, edukasi gizi kepada masyarakat, serta penguatan peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Suaib juga optimistis dapat mencapai target penurunan stunting, sekaligus mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Sigi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. AJI






