SIGI, MERCUSUAR – Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga Kabupaten Sigi, untuk tetap bebas dari perkebunan sawit dan aktivitas penambangan emas.
Hal itu disampaikan Rizal, saat melaksanakan kunjungan kerja (kunker) dan rapat kerja pemerintah bersama Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, di Kantor Desa Bahagia Kecamatan Palolo, Senin (9/2/2026).
“Aktivitas pertambangan tidak hanya merusak ekosistem lingkungan, tetapi juga mengancam keberlangsungan lahan pertanian yang menjadi sumber utama penghidupan masyarakat,” tegas Rizal.
Ia juga menekankan perlunya peremajaan tanaman pertanian, terutama kakao, yang menjadi komoditas unggulan masyarakat. Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Sigi akan mendistribusikan sebanyak 1,5 juta bibit kakao.
Dalam kesempatan tersebut, Rizal Intjenae bersama Samuel berdiskusi langsung dengan masyarakat mengenai berbagai program dan kebijakan pemerintah daerah. Rizal menekankan pentingnya pelibatan masyarakat secara aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
Dalam pertemuan tersebut, turut disoroti pembangunan infrastruktur jalan yang masih terhambat, akibat adanya praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Rizal menegaskan komitmen Pemkab Sigi untuk menindak tegas segala bentuk pungli, agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan sesuai rencana dan aturan yang berlaku. */AJI






