SIGI, MERCUSUAR – Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae menyoroti kondisi fasilitas yang ada di Puskesmas Gimpu Kecamatan Kulawi Selatan, saat ia melaksanakan inspeksi mendadak (sidak), Jumat (6/2/2026).
Rizal menyebut kondisi beberapa fasilitas di Puskesmas tersebut tidak memenuhi standar pelayanan dasar, seperti toilet yang tidak dialiri air dan kondisi lingkungan yang disebut kurang terawat dan kotor. Padahal, kata dia, Puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan publik yang harus mengedepankan kebersihan, kenyamanan, dan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Kebersihan itu wajib. Kalau fasilitas seperti ini dibiarkan, berarti kami gagal sebagai pemerintah,” tegas Rizal di hadapan tenaga kesehatan.
Ia juga meminta manajemen Puskesmas lebih aktif mengambil inisiatif dalam menjaga kebersihan lingkungan, termasuk melaksanakan kerja bakti saat aktivitas pelayanan sedang lengang, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa apabila terdapat keterbatasan anggaran.
“Kalau tidak ada pasien, lakukan kerja bakti. Bisa minta Bantuan Kepala Desa. Kalau memang tidak ada anggaran, sampaikan agar dicarikan solusi,” tambahnya.
Rizal menegaskan, temuan di Puskesmas Gimpu menjadi catatan serius bagi pemerintah daerah. Ia menilai kondisi Puskesmas yang kotor serta fasilitas sanitasi yang tidak berfungsi, merupakan sesuatu yang tidak dapat ditoleransi dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
“Bagaimana masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang baik jika fasilitas dasarnya tidak layak,” ujarnya.
Rizal berharap sidak tersebut menjadi peringatan sekaligus evaluasi menyeluruh bagi seluruh Puskesmas, dan kantor pelayanan publik lainnya di Kabupaten Sigi, agar terus menjaga standar kebersihan, disiplin kerja, dan kualitas pelayanan.
“Ini harus menjadi cambuk bagi semua unit pelayanan publik di Sigi, agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara melalui pelayanan yang layak,” pungkasnya. */AJI






