SIGI, MERCUSUAR – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Kabupaten Sigi tahun 2019, diharapkan menjadi momentum untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri, serta memantapkan kebersamaan dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sigi.
Bupati Sigi Moh Irwan Lapatta dalam sambutannya, Sabtu (29/6/2019) mengatakan, Kabupaten Sigi menjadi salah satu wilayah yang tertimpa bencana alam gempa bumi, likuefaksi dan banjir bandang. Untuk itu dengan semangat hari ulang tahun ini, dirinya mengajak semuanya untuk bersama-sama bangkit, menjadikan Kabupaten Sigi lebih baik kedepannya.
Kata Bupati, dengan kebersamaan, kerja keras, kekompakan dan partisipasi seluruh komponen masyarakat, Insya Allah berbagai hambatan dan kendala yang terjadi dalam proses pembangunan Kabupaten Sigi dapat diatasi bersama.
“Kita sadari, pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, merupakan hasil dari proses pembangunan yang berkesinambungan dan hasil integrasi peran, antara pemerintah (Birokrasi) sektor swasta dan masyarakat,” jelas Bupati.
Kata Bupati, pemerintah dan masyarakat, selayaknya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para perintis dan pendiri Kabupaten Sigi, yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pemekaran Kabupaten Sigi (FKPKS), yang dengan gigih dan semangat yang tak pernah kunjung padam memperjuangkan Kabupaten Sigi untuk dapat berdiri sendiri, sehingga pada tanggal 24 Juni 2008 atau 11 tahun yang lalu, lahirlah Kabupaten Sigi berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 tahun 2008.
HUT ke-11 Sigi mengambil tema ‘Dengan semangat Hut ke 11 Kita Wujudkan Kabupaten Sigi yang Maju dan Mandiri Berbasis Ekonomi Kerakyatan, melalui Penegakkan Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik’.
Dari beberapa capaian indikator pertumbuhan ekonomi yang terus berkembang, diharapkan mampu berkolaborasi positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Sigi.
Capaian tersebut di antaranya, dari sisi pengelolaan keuangan daerah selama tiga tahun berturut- turut Kabupaten Sigi memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulteng.
Dari capaian-capaian tersebut di atas, masih terdapat beberapa isu-isu strategis yang menjadi perhatian, dalam pembangunan pada tahun yang akan dating, di antaranya pengurangan angka kemiskinan, pemerataan dan peningkatan infrastruktur.
Diharapkan, Kabupaten Sigi dapat terus maju dan bangkit menjadi lebih baik kedepannya. Mari bersama- sama membangun Kabupaten Sigi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan Pembangunan Kabupaten Sigi. AJI