SIGI, MERCUSUAR – Komisi II DPRD Sigi melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Sigi sebagai OPD mitra kerja.
Adapun OPD mitra kerja Komisi II DPRD Sigi tersebut adalah Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Rapat dengar pendapat tersebut, dalam rangka evaluasi strategi dinas dalam menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Demikian dikatakan Ketua Komisi II DPRD Sigi, Dinie Dewi Mariaty yang didampingi anggota Komisi II lainnya antara lain Darwis Saing, Abd Rahman, dan Ruslan, bertempat di ruang Komisi II DPRD Sigi, Jumat (9/9/2022).
Dalam rapat dengar pendapat dihadiri Kadis Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sigi, Rahmad Iqbal Nurkhalish, Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan, Andi Aco, serta Kabid Perdagangan Disperindag, Sigi Syaifudin.
Dalam kesempatan itu, anggota Komisi II DPRD Sigi, Abd Rahman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sigi melalui dinas terkait, harus dapat memastikan kebutuhan bahan pokok di wilayah Kabupaten Sigi aman.
Legislator Partai Nasdem itu menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sigi khususnya dinas terkait untuk bergerak cepat dalam mengantisipasi dampak kenaikan BBM bersubsidi.
“Semua pihak harus gerak cepat khususnya Dinas Ketahanan Pangan, karena jika tidak akan berasa kenaikan BBM ini 4 bulan ke depan,” ujarnya.
Menjawab hal itu, Kadis Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sigi Rahmad Iqbal Nurhalish memastikan saat ini kebutuhan bahan pokok di Kabupaten Sigi cukup.
Sementara itu Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sigi melalui Kabid Perdagangan, Syaifudin mengatakan, akan melakukan zonasi pasar agar setiap harga bahan pokok tetap sama.
“Strategi Disperindag untuk di pasar, akan melakukan zonasi pasar untuk harga, dipasar bisa sama sehingga tidak ada perbedaan harga dalam satu pasar,” sebut Kabid Perdagangan Disperindag Sigi.
Nantinya hasil pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti dengan pengawasan dari Komisi II DPRD Sigi terhadap dinas terkait, untuk memastikan kebutuhan bahan pokok di Kabupaten Sigi pasca kenaikan harga BBM. AJI