Nyalakan Lilin Moderasi, Camat Berharap Keberagaman di Palolo Terus Terjaga

SIGI, MERCUSUAR –  Pemerintah Kecamatan Palolo bersama Badan Musyarawarah Antar Gereja (BAMAG) melaksanakan Ibadah Perayaan Natal dan Syukur Tahun Baru 2026, bertempat di Gereja Pantekosta Tabernakel (GPT) Petra, Desa Bunga, Kabupaten Sigi, Rabu (14/1/2026) malam. Rangkaian acara tersebut juga dilaksanakan Penyalaan Lilin Moderasi sebagai wujud dan komitmen dalam menjaga keberagaman serta toleransi beragama di wilayah tersebut.

“Karena kita tahu keberagaman adalah pemersatu kita di Kecamatan Palolo, dan saya berharap ini dapat terus terjaga. Walaupun kita berbeda namun kita semua adalah keluarga,”demikian dikatakan Camat Palolo, Moh.Syukur, dalam sambutannya, saat seremonial penyalaan lilin moderasi.

Camat menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pengurus BAMAG dan seluruh masyarakat, khususnya Desa Bunga, serta seluruh panitia yang telah mengambil bagian, sehingga pelaksanaan perayaan natal dan syukur tahun baru dapat terlaksana dengan penuh hikmat dan berjalan lancar dan aman.

“Ini merupakan silaturahmi yang terus kita laksanakan dan diharapkan dapat terus terlaksana dengan baik, dan ini semua berkat kerja sama seluruh pihak baik TNI, Polri, pemerintah serta seluruh elemen masyarakat dari berbagai lintas agama,”jelasnya.  

Dia juga tak lupa mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keharmonisan dalam beragama, demi mewujudkan kedamaian di wilayah Kabupaten Sigi, khususnya di wilayah Palolo.

Sementara, Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae yang diwakili Kadis Koperasi dan UKM, Rolly menyampaikan perayaan yang dilaksanakan antara pemerintah kecamatan dan BAMAG ini adalah simbol nyata dari sinergitas.

“Saya sangat mengapresiasi kerukunan beragama yang terjaga selama ini di Kecamatan Palolo. keharmonisan antar umat beragama dan pemerintah adalah pondasi utama dalam membangun Sigi daerah yang kita cintai,”ujarnya.

Dia melanjutkan, bahwa di 2026 ini, tantangan kedepan tentu tidak semakin mudah, namun dengan semangat pembaharuan dan optimisme, dia mengajak semua pihak untuk meningkatkan etos kerja, menjaga toleransi serta mendukung program pemerintah.

Ketua BAMAG Kecamatan Palolo, Alex Katiandago dalam laporannya mengungkapkan, sedianya Perayaan Natal Kecamatan Palolo ini dilaksanakan di akhir Desember 2025, karena mengingat kesibukan warga yang beragama Kristen yang merayakan natal, maka perayaan ini baru dapat dilaksanakan di pertengahan Januari 2026, sekaligus merayakan syukur Tahun Baru.

“Namun tertundanya Perayaan Natal ini, tentunya tidak mengurangi rasa hikmat dan kesyukuran kita dalam mengikuti ibadah saat ini,”ucapnya.

Dia menambahkan, untuk jumlah undangan jemaat yang hadir dari denominasi gereja se-Kecamatan Palolo dalam Perayaan Natal dan Syukur Tahun Baru itu, diperkirakan mencapai 500an orang.

BAMAG merupakan organisasi yang berfungsi sebagai wadah pemersatu, koordinasi, dan pembinaan hubungan kerja sama antar gereja, berperan menjaga kerukunan, serta menjadi jembatan komunikasi dengan pemerintah dan masyarakat.

BAMAG mewakili berbagai denominasi gereja untuk menyatukan aspirasi, menyelesaikan masalah, dan mendukung program pembangunan, termasuk kegiatan sosial dan keagamaan. AMR

Pos terkait