Operasi Ketupat 2024, Polres Sigi Laksanakan Apel Gelar Pasukan

  • Whatsapp

SIGI, MERCUSUAR – Polres Sigi bersama seluruh stakeholder terkait melaksanakan operasi kemanusiaan terpusat dengan sandi “Ketupat Tinombala 2024”, yang ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Sigi. Rabu (3/4/2024). Operasi ini Dalam rangka mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1445 H dan perjalanan arus mudik serta balik selama momentum Hari Raya Idul Fitri,

Operasi Ketupat Tinombala 2024 ini dilaksanakan selama 13 hari, yakni 4 sampai 16 April 2024 mendatang.

Apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Bupati Sigi diwakili oleh Sekda Sigi, Nuim Hayat, dan PJU Polres Sigi serta seluruh stakeholder terkait, termasuk TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Petugas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, PSC, serta instansi terkait lainnya.

Kapolres Sigi, AKBP Reja A. Simanjuntak, selaku pimpinan apel, membacakan amanat dari Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang menyampaikan pentingnya sinergi antara TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 H.

Survei Indikator menunjukkan, kepuasan masyarakat atas penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2023 meningkat menjadi 89,5 persen, naik 15,7 persen dibanding tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan apresiasi masyarakat atas upaya bersama dalam pengamanan arus mudik yang harus dipertahankan dan ditingkatkan.

Operasi ini melibatkan 5.784 pos, termasuk pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu, yang tersebar di jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian. Pelayanan prima dan pengamanan optimal diharapkan dapat diberikan melalui pos-pos tersebut.

Selain mengamankan lalu lintas dan kamtibmas, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta BBM juga harus terjaga. Koordinasi antar-stakeholder harus ditingkatkan untuk menjaga stok dan harga tetap stabil.

Komunikasi publik yang efektif juga menjadi fokus, dengan menyediakan informasi yang diperlukan melalui berbagai saluran komunikasi agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan mereka dengan nyaman.

Baca Juga