Pemkab Sigi Rancang Strategi Khusus Hadapi Porprov

Samuel Yansen Pongi

SIGI, MERCUSUAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi mulai merancang strategi khusus untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulteng 2026, yang akan berlangsung di Kabupaten Morowali akhir tahun ini.

Wakil Bupati (Wabup) Sigi sekaligus Ketum KONI Kabupaten Sigi, Samuel Yansen Pongi, menyampaikan langkah awal difokuskan pada pemetaan kekuatan atlet dan cabang olahraga (cabor) yang dinilai memiliki peluang prestasi. Hal ini dilakukan, sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi anggaran daerah yang terbatas.

Menurutnya, pendekatan yang digunakan tidak lagi sekadar partisipasi, melainkan berbasis pada peluang capaian medali.

“Kita tidak bisa lagi memakai pola lama dengan memberangkatkan semua cabang olahraga. Saat ini yang dibutuhkan adalah strategi yang tepat agar hasilnya maksimal,” ujar Samuel, di Sigi, Minggu (29/3/2026).

Ia menekankan, seleksi akan mengarah pada atlet-atlet yang telah terbukti berprestasi maupun yang memiliki potensi kuat untuk bersaing. Evaluasi hasil Porprov sebelumnya menjadi salah satu acuan penting dalam menentukan pilihan.

Pada pelaksanaan Porprov 2022 lalu, Kabupaten Sigi tercatat mampu meraih medali dari sedikitnya 12 cabang olahraga. Capaian tersebut dinilai sebagai fondasi untuk menyusun target yang lebih realistis sekaligus kompetitif di tahun 2026.

“Kita ingin tetap kompetitif, tapi dengan perhitungan yang matang. Jadi bukan soal banyaknya yang ikut, melainkan seberapa besar peluang yang bisa kita maksimalkan,” ujar Samuel.

Lebih lanjut, ia menegaskan keputusan akhir terkait jumlah atlet dan cabor yang diberangkatkan akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah. Namun demikian, pembinaan atlet tetap menjadi perhatian agar kualitas tidak menurun.

Porprov Sulteng 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2—11 November 2026, dengan Kabupaten Morowali sebagai tuan rumah. Ajang tersebut, menurut Samuel, menjadi momentum penting bagi daerah untuk menunjukkan perkembangan pembinaan olahraga sekaligus mengukur daya saing atlet di tingkat provinsi. */AJI

Pos terkait