Sekkab: Penyuluh Diharap Mampu Mengawal Komoditas Strategi Nasional

PENYULUH-298d54ee
 Sekkab Sigi, Muh. Basir, didampingi Kadis Tanhorbun Sigi, Rahmad Iqbal Nurkhalish dan Sekretaris, Sunandar, saat menghadiri rakor BPP se-Kabupaten Sigi, bertempat di Kantor BPP Mantikole, Desa Mantikole, Kecamatan Dolo Barat, Selasa (7/6/2022). FOTO: DOK PROKOPIM PEMKAB SIGI

SIGI, MERCUSUAR – Penyuluh pertanian harus mampu bersinergi dalam pengawalan dan pendampingan 11 komoditas strategis nasional yaitu swasembada padi, jagung dan kedelai serta peningkatan produksi cabai dan bawang merah dan putih, daging sapi, gula, kelapa sawit, kakao, kopi dan karet.

Sedangkan untuk Kabupaten Sigi komunitas strategis nasional adalah padi jagung kedelai, cabai, bawang merah dan bawang putih, serta fasilitasi sarana dan prasarana seperti subsidi pupuk, alsintan, jalan usaha tani, jaringan irigasi dan embung baik dari bantuan APBD maupun APBN.

Demikian dikatakan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sigi, Muh Basir, saat membacakan sambutan Bupati Sigi, saat menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) se-Kabupaten Sigi, bertempat di Kantor BPP Mantikole, Desa Mantikole, Kecamatan Dolo Barat, Selasa (7/6/2022).

Kata dia, tantangan yang kita hadapi sekarang ini cukup berat khususnya di sektor pertanian, karena pertumbuhan penduduk semakin tidak teratasi dengan alih fungsi lahan pertanian secara permanen semakin meningkat tanpa dibarengi dengan percetakan sawah baru.

Masih kata Sekkab, saat ini kebutuhan konsumsi pangan per kepala rumah tangga juga semakin tinggi, perubahan iklim semakin tidak menentukan umur rata-rata petani sudah tua antara 50 sampai 65 tahun sedangkan minat generasi muda untuk bekerja di sektor pertanian sangat kurang.

Tingkat pendidikan petani rata-rata tamat SD dan tidak tamat SMP, ini semua tidak terlepas dari peran dan fungsi penyuluhan dalam mengantisipasi hal tersebut dengan menggunakan pendekatan-pendekatan atau kaidah-kaidah penyuluhan baik secara perorangan maupun kelompok.

Sementara itu, Kadis Distanhorbun Kabupaten Sigi, Rahmad Iqbal Nurkhalish, mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan rapat koordinasi ini sebagai wadah evaluasi bagi para penyuluh dengan berbagai kendala di lapangan.

Pos terkait