Sekolah Sukma Bangsa, Melepas Lulusan dari Penyintas Bencana

Prosesi penamatan siswa Sekolah Sukma Bangsa, Senin (3/6/2024). FOTO: AMAR SAKTI/MS

SIGI, MERCUSUAR – Sebanyak 57 siswa-siswi Sekolah Sukma Bangsa Sigi, yang terdiri dari 29 pelajar SMP dan 28 pelajar SMA, diwisuda serta mengikuti prosesi pelepasan siswa sebagai tanda kelulusan, di aula Sekolah Sukma Bangsa, di Desa Maku Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Senin (3/6/2024).

Para lulusan tersebut merupakan anak-anak dari para penyintas yang mendapatkan beasiswa, berasal dari keluarga kurang mampu di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala, yang merupakan warga terdampak gempa bumi, tsunami dan likuefaksi pada 28 September 2018 silam.

Dari 28 wisudawan SMA, empat orang di antaranya telah diterima di beberapa perguruan tinggi dengan beasiswa penuh, yakni dua siswa lolos ke Universitas Prasetiya Mulya (Bakti Indonesia), satu siswa akan dibiayai oleh OSC Medcom, dan satu siswa lolos ke Sekolah Tinggi Teologi Bethel Samarinda. Sementara enam wisudawan lainnya juga mendapatkan beasiswa pendidikan biasa.

Direktur Sekolah Sukma Bangsa Sigi, Nurhayati berharap lulusan Sekolah Sukma Sigi, baik tingkat SMP maupun SMA dapat membawa nama baik Sulteng, dan Kabupaten Sigi secara khusus, ketika melanjutkan ke jenjang perkuliahan.

Kepala SMP Sukma Bangsa Sigi, Mudzofir dan Kepala SMA Sukma Bangsa Sigi, Ratna Sari Dewi kompak menyampaikan keinginan terkait peningkatan mutu pendidikan di Sulteng.

“Tentunya kami berharap yang terbaik dari semua yang baik. Kami menginginkan dunia pendidikan di Sulawesi Tengah bisa lebih maju,” tutur Mudzofir.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut menyukseskan acara pelepasan siswa tersebut. Kepada Yayasan Sukma Bangsa, Nilam Sari Lawira, Ahmad M Ali, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dan orang tua masing-masing siswa.

Pos terkait